News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Sandiaga Uno Tingkatkan Perekonomian Petani Lokal

Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno melakukan sejumlah upaya dalam memberdayakan petani lokal.
Rabu, 26 Februari 2025 - 05:25 WIB
Cara Sandiaga Uno Tingkatkan Perekonomian Petani Lokal
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno melakukan sejumlah upaya dalam memberdayakan petani lokal.

Dalam upaya tersebut Sandiaga Uno menggelar pelatihan bagi pertanian melalui Yayasan Indonesia Setara (YIS) yang didirikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatihan bertajuk 'Petani Zaman Now: Menggali Kearifan Purba Menciptakan Peluang Kerja' bertujuan untuk pemberdayaan petani dan mendorong bisnis pertanian yang berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk membangun rantai bisnis yang kuat di sektor pertanian, dari hulu hingga hilir, agar para petani bisa mendapatkan manfaat yang lebih besar dari hasil pertaniannya,” ujar Sandiaga Uno secara tertulis, Jakarta, Selasa (25/2/2025).

Meski tidak lagi berada di lingkup pemerintahan, Sandiaga mengungkap jika dirinya tetap fokus pada hal yang penting yaitu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Salah satunya dengan membuka ruang kolaborasi antara berbagai pihak, seperti ESPAS Indonesia dan Bumdes-Bumdes Kabupaten Kuningan, dalam kegiatan ini.

“Saya sekarang banyak waktu untuk berada di tengah masyarakat, menciptakan peluang ekonomi dan kerja. Saya berharap dengan kolaborasi ini, kesempatan ekonomi bagi masyarakat, khususnya para petani semakin terbuka,” kata Sandiaga.

Ia juga menegaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan pelatihan teknis pertanian, tetapi juga membangun jejaring bisnis yang memungkinkan petani untuk mengolah hasil pertanian mereka menjadi produk bernilai tambah.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi petani,” jelasnya.

Sandiaga menururkan program pelatihan ini mengutamakan pengembangan kearifan lokal dengan membagi peserta dalam 9 kelompok Bumdes.

Menurutnya setiap kelompok akan mengembangkan potensi daerah mereka masing-masing dan menjalani pendampingan dalam setiap tahapan pertanian, mulai dari pembibitan, persiapan tanam, pemupukan dan perawatan, hingga panen dan olahan pangan.

Sandiaga berharap, dengan adanya program ini, para petani akan semakin termotivasi untuk mengembangkan pertanian secara mandiri dan berkelanjutan.

“Kami ingin sektor pertanian menjadi mesin pencipta lapangan pekerjaan yang tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga memperkuat perekonomian daerah,” kata Sandiaga.

Untuk memperluas peluang pasar, kegiatan ini juga diakhiri dengan business matching, yang mempertemukan peserta dengan PT. Indowooyang, sebuah perusahaan yang akan menjadi mitra produsen dan membantu peserta memasarkan hasil panen dan produk olahan mereka.

“Business matching ini merupakan langkah konkret untuk memperluas jaringan dan meningkatkan nilai ekonomi bagi para petani. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan usaha mereka lebih lanjut,” ujar Sandiaga.

Di sisi lain, Deden Lesmana selaku trainer dari Aplikator Mikro Organisme Lokal menjelaskan bahwa pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pembuatan benih berkualitas, pembuatan pupuk organik, hingga penggunaan obat pengendalian hama secara alami.

Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan praktis dalam mengelola berbagai jenis tanaman, seperti cabai, singkong, jambu kristal, dan tomat.

Teknik pertanian yang diajarkan dalam pelatihan ini adalah metode pertanian purba, yang sudah digunakan sejak zaman dahulu dan terbukti ramah lingkungan serta berkelanjutan.

Menurutnya program pelatihan ini akan berlangsung selama tiga bulan dengan evaluasi secara berkala.

“Metode pertanian purba yang kami ajarkan sangat selaras dengan alam. Dengan cara ini, kita menjaga keseimbangan ekosistem dan meminimalisir kerusakan lingkungan,” kata Deden.

Deden menjelaskan YIS juga memastikan bahwa pendampingan kepada petani tidak berhenti hanya pada tahap panen.

Petani akan terus dibimbing dalam mengembangkan produk turunan dari hasil pertanian mereka, seperti mengolah cabai menjadi sambal botol, singkong menjadi tepung non-gluten, dan banyak lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah ini dinilainya dapat memberikan peluang bagi petani untuk menjual produk dengan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

“Kami ingin petani tidak hanya bergantung pada hasil panen utama mereka, tetapi juga pada produk-produk turunannya. Dengan cara ini, mereka bisa membuka lebih banyak peluang bisnis, baik dari bibit pertanian, pupuk organik, hingga produk olahan,” jelas Deden. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

RS Islam Jakarta Sukapura Soroti Keselamatan Pasien di Tengah Pengembangan Layanan

Rumah sakit memperkenalkan layanan stem cell dan secretome yang dikembangkan.
Testing Embed Social Media

Testing Embed Social Media

Testing Embed Social MediaTesting Embed Social MediaTesting Embed Social Media

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral