News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar: Retret Merupakan Kegiatan Penting bagi Kepala Daerah

Pakar kebijakan publik Universitas Jenderal Soedirman Prof. Slamet Rosyadi mengemukakan retret yang diselenggarakan pemerintah pusat di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, merupakan kegiatan penting bagi para kepala daerah
Selasa, 25 Februari 2025 - 14:34 WIB
Pakar kebijakan publik Universitas Jenderal Soedirman Prof. Slamet Rosyadi
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar kebijakan publik Universitas Jenderal Soedirman Prof. Slamet Rosyadi mengemukakan retret yang diselenggarakan pemerintah pusat di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, merupakan kegiatan penting bagi para kepala daerah.

"Jadi, retret yang saya pahami itu kan sebenarnya pembekalan dari pemerintah pusat kepada kepala-kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota," kata Prof. Slamet di Purwokerto, mengutip Antara pada Selasa (25/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, kegiatan itu dilakukan untuk menyamakan persepsi agar tidak ada perbedaan cara pandang atau penafsiran terhadap program-program yang disentralisasikan dari pusat ke daerah.

Selain itu, retret juga untuk menyamakan persepsi terkait penggunaan anggaran yang dikelola pemerintah daerah.

"Oleh karena itu, pembekalan itu penting supaya ada kolaborasi yang baik antara pusat dan daerah," katanya.

Dengan demikian, kata Prof. Slamet, hubungan antara pemerintah pusat dan daerah akan menjadi lebih harmonis.

"Apalagi saat sekarang ada kebijakan efisiensi anggaran, pemangkasan anggaran," katanya menegaskan.

Ia mengatakan tujuan kebijakan tersebut harus diketahui para kepala daerah sehingga paling tidak kepala daerah perlu adaptasi dan mencari solusi terhadap kondisi-kondisi yang tidak normal seiring efisiensi anggaran di berbagai sektor.

Menurut ia, kebijakan efisiensi anggaran yang diambil pemerintah saat kondisi perekonomian belum stabil itu tidak akan menjadi masalah karena memang harus dilakukan.

"Ketika perekonomian belum stabil memang perlu ada efisiensi. Jadi, harus ada skala prioritas, perlu penajaman demi keberlangsungan pembangunan," kata Prof Slamet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Dalam Negeri menggelar retret atau pembekalan kepala daerah pada tahun 2025 di Lembah Tidar, Akademi Militer, Magelang, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.

Kegiatan yang menghadirkan sejumlah narasumber, meliputi jajaran menteri hingga kepala lembaga di Kabinet Merah Putih, diharapkan mampu mendorong sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah.(ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT