News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wiwin Komalasari Kades Gunung Menyan yang Diduga Hina Nasi Kotak Akhirnya Minta Maaf, Sebut Hanya Guyonan Semata

Buntut viral dalam unggahannya di media sosial, Kades Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Wiwin Komalasari dihujani kritik netizen.
Selasa, 25 Februari 2025 - 07:19 WIB
Kades Gunung Menyan Wiwin Komalasari yang diduga hina nasi kotak
Sumber :
  • Istimewa

Bogor, tvOnenews.com - Buntut viral dalam unggahannya di media sosial, Kepala Desa (Kades) Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor Wiwin Komalasari dihujani kritik netizen. 

Dia pun akhirnya melontarkan permohonan maaf atas unggahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia meminta maaf atas guyonan yang dilontarkannya. 

Wiwin Komalasari mengaku tidak ada niatan sama sekali untuk melakukan penghinaan.

"Sebetulnya tidak ada niatan untuk menghina, melainkan untuk seru-seruan. Kita dapat makanan besek tidak dimakan di sana tapi dibawa pulang dan ditenteng. Jadi kita senang," kata dia, Senin (24/2/2025).

Wiwin Komalasari kembali menegaskan bahwa perkataan di video itu tidak ada niatan untuk menghina siapapun. 

Bahkan, kata dia, ucapan kata geli di video itu hanya sebatas candaan.

"Itu ada kata geli. Geli itu bukan jijik tapi lucu-lucuan. Saya sendiri orang Sunda. Jadi seru-seruan bawa berkat ini dan kita bersama kepala desa lain mau makan bareng di parkiran," katanya.

Selain minta maaf, Wiwin Komalasari juga mengaku syok dan kaget lantaran unggahan itu menjadi viral di media sosial.

Bahkan, dia tak menyangka akan mendapatkan komentar pro dan kontra dari netizen.

"Kita dapat jomet (kejo saemet) sama teman-teman lain. Tidak ada unsur menghina ataupun melecehkan. Saya juga enggak tahu akan meledak seperti ini," ujarnya.

Wanita yang selalu nyentrik dikalangan para kepala desa di Kabupaten Bogor ini mengaku memiliki kepribadian yang humoris serta selalu bercanda disaat berkumpul dengan para kepala desa. 

Bahkan, dia mengklaim memiliki segudang prestasi saat menduduki sebagai kepala desa.

"Intinya saya bukan menghina ataupun melecehkan terhadap bingkisan yang kita dapat. Saya juga periang dan suka ngakak. Yang kenal saya mungkin tahu saya itu humoris," jelasnya.

Kedepan dia berjanji akan selalu berhati-hati dalam mengunggah konten di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun kembali meminta maaf kepada masyarakat jika ada yang tersinggung dengan unggahnya.

"Kedepannya saya akan lebih berhati-hati lagi dan omongan yang saya lontarkan tidak ada unsur lain. Saya minta maaf jika ada yang tersinggung," pungkasnya. (eko/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral