GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Cermati Langkah AS dan Rusia Dalam Penyelesaian Konflik Ukraina

Pemerintah China menyebut masih terus mencermati perkembangan langkah Amerika Serikat (AS) dan Rusia dalam penyelesaian konflik Ukraina, sekaligus mengapresiasi upaya perundingan perdamaian yang dilakukan keduanya.
Rabu, 19 Februari 2025 - 09:14 WIB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah China menyebut masih terus mencermati perkembangan langkah Amerika Serikat (AS) dan Rusia dalam penyelesaian konflik Ukraina, sekaligus mengapresiasi upaya perundingan perdamaian yang dilakukan keduanya.

"Kami senang melihat semua upaya yang dilakukan untuk perdamaian, termasuk apa yang telah disepakati dalam perundingan perdamaian oleh AS dan Rusia," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing mengutip Antara pada Rabu (19/2/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio bertemu dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (18/2) di Istana Diriyah, Riyadh, Arab Saudi sebagai tindak lanjut dari pembicaraan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (12/2).

Guo Jiakun mengatakan China percaya bahwa dialog dan negosiasi adalah satu-satunya jalan keluar yang pantas dan berkomitmen untuk mendorong perundingan perdamaian.

"Kami berharap semua pihak terkait dan pemangku kepentingan bersama-sama memainkan peran yang konstruktif dan akan mengambil bagian dalam proses perundingan perdamaian pada waktu yang tepat," tambah Guo Jiakun.

Dalam setiap perselisihan dan konflik di dunia, China, ungkap Guo Jiakun, selalu menganjurkan dialog, konsultasi dan penyelesaian politik.

"Hal ini juga berlaku dalam konflik antara Rusia dan Ukraina. China bukanlah pencipta krisis Ukraina atau pihak yang terlibat di dalamnya. Meski begitu, kami tidak hanya duduk diam dan menyaksikan krisis itu terjadi atau mengambil untung dari krisis itu," ungkapnya.

Tepat setelah krisis Ukraina meletus, China mengusulkan untuk menyelesaikan krisis melalui dialog dan konsultasi.

"China juga membentuk Kelompok 'Sahabat untuk Perdamaian' bersama Brasil dan negara-negara Selatan Global lainnya. Perkembangan situasi tersebut juga membuktikan bahwa usulan China bersifat objektif, tidak memihak, rasional, dan pragmatis serta mewakili konsensus yang berlaku di komunitas internasional," jelasnya.

Kelompok "Sahabat untuk Perdamaian", kata Guo Jiakun, yang diprakarsai oleh China dan anggota lain dari Global South, akan terus membangun konsensus untuk mempromosikan perundingan perdamaian.

"China akan terus mendukung semua upaya yang mendukung penyelesaian krisis secara damai, menjaga komunikasi dengan pihak-pihak terkait, dan memainkan peran konstruktif dalam mendorong penyelesaian politik krisis," beber Guo Jiakun.

Dalam pertemuan di Riyadh, Marco Rubio didampingi Penasihat Keamanan Nasional AS Mike Waltz dan Utusan Khusus AS untuk Timur Tengah Steve Witkoff, tim yang dipilih oleh Presiden Trump untuk membangun kembali hubungan bilateral, sementara Sergei Lavrov didampingi Penasihat Kebijakan Luar Negeri Rusia Yuri Ushakov.

Hadir juga tuan rumah Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan al-Saud dan Penasihat Keamanan Nasional Arab Saudi Mosaad bin Mohammad al-Aiban.

Dalam pertemuan itu seperti yang disebutkan dalam rilis Gedung Putih menyebutkan bahwa kedua pihak menetapkan mekanisme konsultasi untuk mengatasi hal-hal yang mengganggu hubungan bilateral, termasuk dengan kemungkinan penataan kembali staf kedutaan masing-masing negara.

Masing-masing tim juga akan mulai bekerja untuk mengakhiri konflik di Ukraina sesegera mungkin dengan mekanisme berkelanjutan dan dapat diterima oleh semua pihak.

Selain itu pembicaraan disebut juga meletakkan dasar kerja sama pada masa mendatang yang menjadi kepentingan geopolitik, peluang ekonomi maupun investasi bersejarah sebagai hasil keberhasilan penyelesaian konflik Ukraina.

Para pihak juga berjanji untuk tetap terlibat guna memastikan proses tersebut berjalan maju secara tepat waktu dan produktif, dan tentu saja satu kali telepon dan satu pertemuan tidak cukup, maka akan ada tindak lanjut agar benar-benar menyelesaikan konflik Ukraina yang sudah berlangsung sejak 24 Februari 2022.

Para pengamat menyebut pertemuan Riyadh itu menandai langkah penting upaya Trump untuk membalikkan kebijakan AS selama tiga tahun yang berfokus pada mengisolasi Rusia atas perangnya di Ukraina dan dimaksudkan untuk membuka jalan terjadinya pertemuan antara Trump dan Putin.

Isi pertemuan itu juga disebut tidak mengatakan apa pun tentang melibatkan Ukraina atau negara-negara Eropa dalam negosiasi tersebut dan hanya menyebut "Trump adalah satu-satunya pemimpin di dunia yang dapat membuat Ukraina dan Rusia menyetujui hal itu".

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Senin (17/2) mengatakan negaranya tidak akan menerima hasil dari negosiasi apa pun yang dilakukan tanpa keterlibatan Ukraina.

Sedangkan negara-negara Eropa langsung mengadakan pertemuan darurat untuk mendiskusikan pertemunan Rubio dan Lavrov tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumpulkan para pemimpin Eropa di Istana Elysee, Paris pada Senin (17/2) dan menyepakati untuk terus mendukung Ukraina tetapi berbeda pendapat mengenai pengerahan pasukan penjaga perdamaian seperti yang disarankan oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.

PM Starmer juga mengatakan siap mempertimbangkan untuk mengerahkan pasukan Inggris bersama pasukan lain menjadi pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina.

Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen usai pertemuan mengatakan bahwa negaranya terbuka terhadap gagasan gencatan senjata dan Kanselir Jerman Olaf Scholz, salah satu peserta lainnya, menyuarakan kejengkelannya soal perundingan damai padahal Ukraina belum menyetujuinya.

PM Italia Georgia Meloni mengambil sikap menolak soal kemungkinan pengiriman pasukan penjaga perdamaian Eropa ke Ukraina dan PM Spanyol Pedro Sanchez menekankan solusi apapun tidak boleh memungkinkan Kremlin untuk menyerang negara lain lagi di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hubungan AS-Eropa memburuk bulan ini setelah Trump memulai diskusi langsung dengan Putin tentang perundingan perdamaian Ukraina tanpa keterlibatan Eropa.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menekankan bahwa pasukan AS tidak akan menjadi bagian dari jaminan keamanan apa pun dan menyarankan agar negara-negara Eropa, bukan AS, menyediakan pasukan penjaga perdamaian untuk Ukraina.(ant/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral