News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Mahasiswa di Patung Kuda Ricuh, Ini 7 Tuntutan yang Ditegaskan BEM SI

Aksi unjuk rasa bertajuk "Indonesia Gelap" yang digelar mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, berujung ricuh sebelum akhirnya dibubarkan
Selasa, 18 Februari 2025 - 00:16 WIB
Aksi Mahasiswa di Patung Kuda Ricuh, Ini 7 Tuntutan yang Ditegaskan BEM SI
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi unjuk rasa bertajuk "Indonesia Gelap" yang digelar mahasiswa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, berujung ricuh sebelum akhirnya dibubarkan pada Senin (17/2/2025) malam. 

Demo yang dipimpin oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama aliansi mahasiswa Jabodetabek ini berlangsung sejak pukul 15.00 WIB dan berakhir pada pukul 20.20 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi sempat memanas ketika massa mulai melakukan aksi pembakaran dan mencoba merobohkan barikade beton yang dipasang aparat keamanan. 

Bentrokan tak terhindarkan, terlebih saat beberapa demonstran melemparkan botol ke arah polisi. 

tvonenews

Melihat eskalasi yang meningkat, aparat memberikan peringatan tegas pada pukul 20.04 WIB agar massa tidak melakukan tindakan provokatif lebih lanjut.

Seiring dengan peringatan tersebut, sebagian besar demonstran mulai meninggalkan lokasi aksi. 

Namun, beberapa masih bertahan hingga akhirnya massa membubarkan diri secara mandiri setelah menyuarakan tuntutan mereka pada pukul 20.20 WIB.

Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemerintah dalam Aksi "Indonesia Gelap"

Koordinator Pusat BEM SI, Satria, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.

"Demo 'Indonesia Gelap' adalah simbol kecemasan mahasiswa terhadap berbagai kebijakan yang tidak mengakomodasi kepentingan rakyat, terutama dalam sektor pendidikan, agraria, dan keadilan sosial," ujar Satria.

Dalam aksi ini, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan utama:

1. Pendidikan Gratis dan Demokratis – Mendesak pemerintah untuk membatalkan pemotongan anggaran pendidikan yang dinilai merugikan dunia akademik.

2. Reforma Agraria Sejati – Menuntut pencabutan proyek strategis nasional (PSN) yang dianggap sebagai bentuk perampasan tanah rakyat.

3. Tolak Revisi UU Minerba – Menilai revisi UU ini sebagai ancaman bagi kebebasan akademik dan ruang kritik di kampus.

4. Hapus Multifungsi TNI – Menolak kebijakan yang dinilai berpotensi meningkatkan represi dan menghambat demokrasi.

5. Cabut Inpres No. 1 Tahun 2025 – Menilai aturan ini dapat mengancam sektor pendidikan dan kesehatan rakyat.

6. Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) – Memastikan program ini berjalan tepat sasaran dan bukan sekadar alat politik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

7. Kesejahteraan Akademisi – Menuntut realisasi anggaran tunjangan kinerja dosen guna meningkatkan kualitas pendidikan.

Meskipun aksi ini telah selesai, para mahasiswa berjanji akan terus mengawal kebijakan pemerintah dan kembali turun ke jalan jika tuntutan mereka tidak didengar. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral