News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Anak Korban Pembunuhan yang Dikubur di Septic Tank di Bekasi, Pelaku Sejak Lama Punya Gelagat Aneh

Kasus pembunuhan Almaidah, istri dibunuh suaminya sendiri bernama Sunardi di Cibarusah, Bekasi kini akhirnya terungkap setelah tak tercium baunya sejak 2022.
Kamis, 13 Februari 2025 - 09:08 WIB
Polisi bongkar septic di rumah tersangka kasus pembunuh karyawan koperasi di Cibarusah, Kabupaten Bekasi
Sumber :
  • tvOnenews.com - M Supyan Limpong

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Almaidah, istri yang dibunuh suaminya sendiri bernama Sunardi di Cibarusah, Bekasi kini akhirnya terungkap setelah tak tercium baunya sejak tahun 2022.

Almaidah kini terungkap dibunuh suaminya itu dan dimasukkan ke septic tank, di rumah istri pertama Sunardi di daerah Cibarusah, Bekasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Almaidah adalah istri kedua Sunardi. Perempuan paruh baya itu sebelumnya sudah memiliki dua orang anak.

Pada tahun 2022, menurut pengakuan sang anak, Almaidah sempat pergi ke pegadaian mengurus gadai rumah.

Almaidah juga memiliki uang yang sudah dicairkan dari gadai rumah tersebut.

"Katanya mengurus dokumen. Dokumen rumah, untuk mencairkan pelunasan rumah yang digadaikan," kata anak Almaidah, Edi Riyanto, dalam program Menyingkap Tabir tvOne, dikutip Kamis (13/2/2025).

Edi pun baru mengetahui bahwa sang ibu sempat memiliki utang di koperasi kantornya sampai Rp27 juta.

Suatu hari, ia mendapatkan kabar bahwa sang ibu pergi ke rumah istri pertama suaminya, atau rumah yang ditempati Sunardi.

Lokasi itu menjadi titik terakhir Almaidah terlihat setelah sebelumnya hilang.

Edi pun mendatangi rumah Sunardi. Saat itu ada istri pertamanya, namun ia tidak dipedulikan.

"Saya ke rumah istri pertama ini. Saya ke rumahnya tapi saya enggak dihiraukan, saya diusir," kata Edi lagi.

Almaidah tak kunjung pulang, Edi dan keluarga pun sempat melapor ke polisi.

Tak hanya itu, ia mengetahui bahwa sang ibu selama ini sempat diancam oleh Sunardi.

"Pengancamannya bukan ke saya, ngancamnya di chat mama saya. Pengancamannya, 'Ini anak kamu bikin saya kesal. Saya bunuh'," ujar Edi menceritakan isi pesan yang diterima sang ibu.

Hal itu sempat diberikan Edi sebagai bukti ke polisi namun dinilai kurang kuat.

Setelah lebih dari dua tahun, akhirnya pembunuhan Almaidah terungkap gara-gara Sunardi membunuh korban keduanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, Sunardi membunuh seorang gadis penagih utang. Ia tidak suka ditagih utang padahal sudah bilang tidak ada uang.

Saat dilakukan pemeriksaan, terungkap jasad Almaidah yang tinggal tulang ditemukan di alam septic tank. (iwh)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral