GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tarif Sampah Rumah Tangga Bikin Resah, DPRD DKI Minta Ditunda!

Rencana penerapan retribusi sampah rumah tinggal di DKI Jakarta menuai sorotan tajam. DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Lingkungan Hidup untuk menunda kebijakan tersebut
Rabu, 5 Februari 2025 - 10:54 WIB
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike
Sumber :
  • dok. DPRD DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com – Rencana penerapan retribusi sampah rumah tinggal di DKI Jakarta menuai sorotan tajam. Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk menunda kebijakan tersebut karena dinilai belum matang dalam sosialisasi dan kesiapan.

Menurut Yuke, kondisi perekonomian masyarakat yang masih belum stabil menjadi faktor utama yang harus dipertimbangkan sebelum memberlakukan retribusi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Wacana penarikan retribusi sampah rumah tinggal sebaiknya ditunda terlebih dahulu sebelum dipersiapkan secara optimal. Jika dipaksakan, bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terutama bagi kelas menengah ke bawah,” tegas Yuke di gedung DPRD DKI Jakarta, dikutip Rabu (5/2).

Sebelumnya, kebijakan retribusi sampah rumah tangga ini direncanakan berlaku sejak 1 Januari 2025. Tarif yang dikenakan bervariasi berdasarkan daya listrik rumah tangga:

  • 450-900 VA (kurang mampu): Rp0 per bulan
  • 1.300-2.200 VA (kelas bawah): Rp10.000 per bulan
  • 3.500-5.500 VA (kelas menengah): Rp30.000 per bulan
  • 6.600 VA ke atas (kelas atas): Rp77.000 per bulan

Namun, Yuke tetap mendukung penarikan retribusi sampah untuk sektor industri, sesuai dengan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Perda itu harus dijalankan, jadi untuk fasilitas umum dan industri, kita setuju,” jelas Yuke.

Sebagai gantinya, ia meminta Dinas LH lebih fokus pada sosialisasi pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga, termasuk pengaktifan bank sampah di lingkungan RT dan RW, seperti yang diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkungan Rukun Warga.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, memastikan pihaknya siap menunda retribusi sampah rumah tinggal. Ia mengakui masih dibutuhkan waktu lebih banyak untuk sosialisasi agar masyarakat memahami pentingnya pengurangan sampah dari rumah.

“Kami menyadari bahwa masih diperlukan waktu untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga masyarakat paham apa saja yang menjadi kewajiban mereka dalam mengelola sampah dan meningkatkan kesadaran menjadi nasabah bank sampah,” kata Asep.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Secara tidak langsung, masyarakat akan terdorong untuk lebih peduli terhadap lingkungannya masing-masing,” pungkasnya.

Dengan penundaan ini, masyarakat masih punya waktu untuk beradaptasi dan memahami sistem retribusi sampah sebelum aturan benar-benar diterapkan. (agr/nba)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral