News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Putin Sebut Negosiasi Rusia dan Ukraina Tidak Sah Jika Dilakukan Sekarang

Negosiasi antara Rusia dan Ukraina tidak akan sah jika dilakukan sekarang. Hal itu diubgkap Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (28/1).
Rabu, 29 Januari 2025 - 10:04 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Negosiasi antara Rusia dan Ukraina tidak akan sah jika dilakukan sekarang. Hal itu diubgkap Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (28/1).

Menurut Putin, hal yang utama perlu dicari adalah cara untuk membatalkan dekrit yang telah ditandatangani oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang melarang dilakukan negosiasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jika kita memulai negosiasi sekarang, itu akan menjadi tidak sah. Ada masalah di sini, meskipun saya belum menyebutkannya. Kenapa? Karena ketika pemimpin rezim saat ini, sebagaimana hanya dia yang dapat disebut saat ini, menandatangani dekret, dia relatif masih merupakan presiden yang sah," ujar Putin mengutip Antara pada Rabu (29/1/2025).

"Dan sekarang dia tidak bisa membatalkannya karena statusnya sudah tidak sah. Itu intinya, jebakan itu,” tambah Putin kepada reporter Rossiya 1, Pavel Zarubin.

Jika Ukraina ingin membatalkan dekrit yang melarang negosiasi dengan Rusia, hal tersebut bisa dilakukan jika ditemukan cara hukum, karena kewenangan Presiden Ukraina setelah masa jabatan berakhir dialihkan kepada Ketua Rada (parlemen Ukraina), jelas Putin.

“Pada dasarnya, jika mereka ingin melakukan ini (negosiasi), ada cara hukum. Silakan, biarkan perwakilan Rada melakukannya sesuai dengan konstitusi. Jika mereka mau, semua masalah hukum dapat diselesaikan," ungkap Putin.

"Namun, sejauh ini, kami sama sekali tidak melihat keinginan seperti itu... Jika memang ada keinginan untuk bernegosiasi dan menemukan solusi kompromi, biarkan siapa yang berwenang saja yang melakukannya,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Putin menambahkan bahwa merupakan hal yang tidak benar bila Ukraina memberlakukan larangan negosiasi ketika pasukan Rusia berada di dekat Kiev.

“Jika dia (Zelenskyy) ingin ambil bagian dalam negosiasi, saya akan menunjuk orang-orang yang akan melakukan negosiasi itu. Silakan saja. Pertanyaannya adalah mengenai penandatanganan dokumen akhir,” pungkasnya.(ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Wacana Polri di Bawah Kementerian Dinilai Cederai Reformasi 1998

Pakar Hukum Tata Negara, Muhammad Rullyandi menilai wacana penempatan Polri di bawah kementerian merupakan bentuk distorsi terhadap semangat reformasi 1998.
Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Sambangi Gedung Kemenhut, Kejagung Cocokan Data Dugaan Korupsi Tambang di Konawe Utara

Kejaksaan Agung (Kejagung) RI kembali menepis soal penggeledahan yang dilakukan tim penyidik di Gedung Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI, pada Rabu (7/1/2026) kemarin.
Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Lokasi SIM Keliling di Kota Tangerang Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Catat! Jadwal SIM Keliling di Kota Tangsel Hari Ini Jumat 9 Januari 2026

Sat Lantas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) merilis jadwal pelayanan dan lokasi SIM Keliling pada Jumat (9/1/2026).
Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Indonesia Serukan Dialog di Tengah Konflik Yaman Selatan, Minta Upaya Saudi Gelar Konferensi Damai

Pemerintah Indonesia memantau ketegangan yang kembali meningkat di Yaman, khususnya di wilayah selatan, menyusul serangkaian serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi ke provinsi al-Dhale pada Rabu (7/1/2026) waktu setempat yang menewaskan empat warga sipil dan melukai enam lainnya.
Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wapres Gibran Janjikan Hal Ini ke Warga Terdampak Banjir Bandang di Kalsel

Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka memastikan pemerintah akan memperbaiki rumah warga yang rusak akibag banjir bandang di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Trending

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop, Pendukung Nadiem Makarim Berteriak Hal Ini

Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Memdikbudristek), Nadiem Makarim kembali menjalani sidang lanjutan kasus dugaan korupsi laptop Chromebook dengan agenda tanggapan atas nota keberatan atau eksepsi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di PN Tipikor, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Robert Lewandowski Abu-abu di Barcelona, Hansi Flick Akui Tak Bisa Ambil Keputusan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan belum dapat memastikan masa depan Robert Lewandowski bersama Blaugrana setelah musim panas mendatang.
Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Godaan Naturalisasi Menggiurkan, Atlet Panjat Tebing Indonesia Tetap Setia ke NKRI

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, mengungkapkan bahwa banyak atlet panjat tebing Indonesia yang mendapat tawaran untuk memperkuat negara lain.
Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Khutbah Jumat 9 Januari 2026: Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj

Berikut bahan rekomendasi teks khutbah Jumat singkat terbaru dengan judul "Mengenal Deretan Peristiwa Bersejarah Islam di Bulan Rajab, Termasuk Isra Miraj".
Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Pria di Depok Tewas Dianiaya Anggota TNI AL, Polisi Beberkan Perannya

Polres Metro Depok menetapkan lima tersangka dalam kasus turut serta dalam penganiayaan yang dilakukan oknum TNI AL, Serda M terhadap pria berinisial WAT (24) hingga meninggal dunia, dan satu pria lainnya berinisial DN (39) mengalami luka berat, di Gang Swadaya Emas, Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari.
Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Sosok Khairun Nisya, Pramugari Gadungan Viral Usai Lolos Pemeriksaan Bandara, Diduga Bukan Kali Pertama

Nama Khairun Nisa menjadi sorotan publik setelah aksinya terbongkar di media sosial. Dengan penampilan yang dinilai sangat meyakinkan, ia mengenakan seragam lengkap pramugari
Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Alasan Sebenarnya Khairun Nisya Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air Gadungan

Terungkap alasan sebenarnya wanita bernama Khairun Nisya (23) nekat menyamar sebagai pramugari gadungan maskapai Batik Air. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT