News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSI DKI: Anies dan Emil Makan Bareng Jangan Dikaitkan Dengan Politik

Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, meminta momen makan bubur bersama antara Anies Baswedan dengan Ridwan Kamil tidak dikait-kaitkan dengan politik.
Jumat, 25 Februari 2022 - 22:31 WIB
PSI DKI: Anies dan Emil Makan B Jangan Dikaitkan Dengan Politik
Sumber :
  • antara

Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar, meminta momen makan bubur bersama antara Gubernur Anies Baswedan dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak dikait-kaitkan dengan politik.

"Pertemuan Pak Anies dan Pak Ridwan Kamil akhir-akhir ini kan ada konteksnya, yaitu terkait persiapan G20. Saya rasa tidak perlu dikait-kaitkan dengan politik," kata Michael saat dimintakan tanggapannya di Jakarta, Jumat (25/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebetulan, kata Michael, keduanya adalah gubernur dari provinsi besar dan strategis di Indonesia yang sama-sama dipercaya Presiden Joko Widodo, menjadi tuan rumah untuk rangkaian acara G20, yaitu Urban 20 (U20) dan Youth 20 (Y20).

Bahkan menurutnya, mereka berdua haruslah bekerjasama untuk menjalankan tugas negara.

"Jadi wajar saja kalau banyak pertemuan dan rapat persiapan. Ya kalau untuk acara negara beliau berdua bekerja sama, saya rasa harus ya," ucapnya.

Kepercayaan terhadap dua provinsi menggelar rangkaian acara G20, kata dia, seharusnya menjadi tanggung jawab besar karena membawa nama baik bangsa.

"Kita semua unsur masyarakat juga harus kerja sama mempersiapkan Indonesia jadi Tuan Rumah G20. Para pimpinan ini, baik Para Menteri dan Para Gubernur, termasuk Pak Anies dan Pak Ridwan, memang harus menunjukkan sikap negarawan dalam bergotong royong dan berkolaborasi untuk G20," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menikmati salah satu tempat jualan bubur ayam di Kota Bandung, Kamis (24/2) malam.

Keduanya kompak memesan menu makanan yang sama, yaitu bubur ayam, cakwe, ati ampela, dan telor lengkap dengan empingnya.

Menurut Emil, sapaan Ridwan Kamil, sambil makan bubur dirinya bersama Anies membicarakan beberapa hal. Bukan urusan politik, melainkan makanan seperti emping, ati ampela, hingga minuman teh botol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ngomongin emping, ngomongin teh botol, ngomongin ati ampela," kata Emil.

Keduanya pun makan bubur dengan ditemani oleh Ganjar Noor, musisi asal Kota Bandung yang membawakan beberapa lagu.(chm/ant)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT