News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejaksaan Tangerang Terima Berkas Kasus Penggelapan dan Penembakan di KM 45 Tol Tangerang-Merak

Kejaksaan Negeri Tangerang, Banten, baru saja menerima pelimpahan berkas tahap pertama (I) dari dua tersangka kasus penggelapan kendaraan milik bos rental mobil
Selasa, 21 Januari 2025 - 17:56 WIB
Kejaksaan Tangerang Terima Berkas Kasus Penggelapan dan Penembakan di KM 45 Tol Tangerang-Merak
Sumber :
  • istimewa - Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Banten, baru saja menerima pelimpahan berkas tahap pertama (I) dari dua tersangka yang terlibat dalam kasus penggelapan kendaraan milik bos rental yang menjadi korban penembakan di Rest Area KM 45, Tol Tangerang-Merak. 

Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang, Ricky Tommy Hasiholan, mengonfirmasi penerimaan berkas tersebut dari penyidik Polresta Tangerang pada 13 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasus ini menjadi perhatian serius, mengingat insiden kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkapnya, Selasa (20/1) di Tangerang.

Berkas perkara yang diterima mencakup dua tersangka sipil, yang masing-masing berinisial AS dan IS. 

Kejaksaan akan menindaklanjuti kasus ini dengan penerapan pasal berlapis, yakni Pasal 378 atau Pasal 372 dan 481 KUHP. 

Tersangka AS bertindak sebagai penyewa kendaraan, sementara IS berperan sebagai penghubung dengan pembeli kendaraan tersebut.

Dalam penanganan kasus ini, Kejaksaan Kabupaten Tangerang menunjuk dua Jaksa Penuntut Umum (JPU), yaitu Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Herdian Malda Ksatria, serta JPU Esty, SH.

Di sisi lain, Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) telah melimpahkan kasus penembakan tersebut ke Oditur Militer II-07 Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut. 

Komandan Puspomal, Laksamana Muda TNI Samista, menegaskan bahwa pelimpahan ini dilakukan setelah penyelidikan menyeluruh terhadap insiden pembunuhan yang terjadi di Rest Area KM 45.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Proses penyelidikan kami berlangsung cepat dan menyeluruh. Puspomal telah mengumpulkan keterangan dari 18 saksi yang mengetahui kejadian tersebut," jelas Samista. Kasus penembakan ini terjadi pada 2 Januari 2025, mengakibatkan korban meninggal dunia akibat luka tembak di bagian dada. Kejadian tragis ini melibatkan dua korban, salah satunya adalah bos rental mobil.

Penyidik telah berhasil menangkap pelaku penggelapan, AS dan IS, pada 3 Januari 2025 di Pandeglang, Banten. Sementara itu, anggota TNI AL yang terlibat dalam penembakan juga telah ditangkap oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), yakni Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA. (ant/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral