News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Calon Jemaah Haji Kotim Mundur, Kemenag Angkat Bicara

Sebanyak 34 calon jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, resmi mengundurkan diri dari keberangkatan haji
Senin, 6 Januari 2025 - 00:25 WIB
Ilustrasi jemaah haji 2025
Sumber :
  • MCH 2024

Kotim, tvOnenews.com - Sebanyak 34 calon jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, resmi mengundurkan diri dari keberangkatan haji tahun 2025

Pengunduran diri tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kotim, Khairil Anwar, yang menyebut bahwa keputusan itu murni atas kehendak pribadi dengan berbagai alasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kuota haji Kotim 2025 ada 206 orang, dan hingga kini yang sudah melakukan verifikasi sebanyak 188 orang. Dari jumlah tersebut, 34 orang memutuskan mundur," ujar Khairil, Minggu (5/1/2025).

Khairil menambahkan, masih ada empat calon jemaah haji lain yang belum memberikan keputusan pasti terkait keberangkatan mereka. 

tvonenews

Kemenag memberikan waktu hingga Februari 2025 bagi calon jemaah untuk mempertimbangkan keputusan tersebut.

Menurut Khairil, salah satu alasan utama pengunduran diri adalah karena pasangan atau keluarga yang direncanakan berangkat bersama telah meninggal dunia. 

Selain itu, beberapa calon jemaah masih ragu karena biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) belum diumumkan oleh pemerintah.

"Padahal, jika ada keluarga yang meninggal, seperti orang tua atau pasangan, kuota bisa digantikan oleh ahli waris," jelas Khairil.

Terkait Bipih, hingga kini belum ada keputusan resmi karena rapat antara Kemenag pusat dan Komisi VIII DPR belum dilakukan. 

"Kemungkinan besar tidak akan berbeda jauh dari tahun sebelumnya, tetapi kepastiannya masih menunggu hasil rapat," tambahnya.

Keputusan mundurnya calon jemaah ini sangat disayangkan, mengingat kuota haji setiap tahunnya sangat terbatas, sementara daftar tunggu terus meningkat. Di Kotim, calon jemaah harus menunggu hingga 26 tahun untuk bisa berangkat haji.

Meski calon yang mundur berasal dari Kotim, sistem antrean "urut kacang" memungkinkan kuota kosong diisi oleh calon dari kabupaten lain di Kalimantan Tengah. 

"Sangat disayangkan jika kuota dari Kotim tidak terisi optimal," ungkap Khairil.

Khairil berharap jumlah calon jemaah yang mundur tidak bertambah. 

Ia mengimbau agar mereka yang berniat mundur mempertimbangkan kembali keputusan tersebut sebelum batas waktu yang ditentukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mudah-mudahan kuota tahun ini bisa tercapai. Kami terus melakukan sosialisasi agar semua kuota terisi sesuai harapan," tutupnya.

Adapun jadwal keberangkatan jemaah haji 1446 H/2025 M direncanakan mulai 2 Mei 2025. Kemenag berharap segala persiapan berjalan lancar sehingga seluruh kuota dapat dimanfaatkan dengan maksimal. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral