News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Oknum Polisi Ngamuk Aniaya Sopir Minibus hingga Banting Korban ke Aspal

Video detik-detik sejumlah oknum polisi ngamuk dan menganiaya seorang sopir minibus viral di media sosial. Polisi membating sang sopir lalu memborgol korban.
Minggu, 22 Desember 2024 - 20:51 WIB
Tiga oknum polisi di Ambon Maluku ngamuk banting sopir minibus ke aspal
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Video detik-detik sejumlah oknum polisi ngamuk dan menganiaya seorang sopir minibus viral di media sosial.

Peristiwa tiga oknum polisi menganiaya seorang sopir minibus tersebut terjadi di Kota Ambon, Maluku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketiga oknum polisi tersebut merupakan anggota Polsek KPYS Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

Dalam video tersebut tampak seorang polisi berseragam dinas adu mulut dengan sopir minibus hingga memukul kap mobil dan berkata kasar.

Tiga oknum polisi di Ambon Maluku ngamuk banting sopir minibus ke aspal
Tiga oknum polisi di Ambon Maluku ngamuk banting sopir minibus ke aspal
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Polisi tersebut tersulut emosi saat mengatur lalu lintas di Kawasan pertigaan Jalan Sam Ratulangi dan Jalan AM Sangaji, Kota Ambon.

Adu mulut tersebut diduga dipicu oleh kemacetan panjang di lokasi tersebut.

Sempat terjadi adu mulut, hingga para oknum polisi memaksa sang sopir keluar dari mobilnya. 

Tak hanya itu para polisi ini juga memperlakukan korban seperti pelaku kejahatan dengan membating sang sopir lalu memborgol korban.

Sang sopir dibawa para oknum polisi ke kantor Polsek KPYS.

Aksi arogan para oknum polisi tersebut sempat menjadi tontonan warga sekitar hingga menuai kecaman.

Ketiga oknum polisi tersebut adalah Bripka EW, Aipda JT, dan Bripda SD. Sementara sang sopir minibus bernama Rizal T Serang.

Atas peristiwa tersebut, Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease Kombes Pol Driyano Andri Ibrahim langsung meminta maaf kepada korban dan keluarga.

"Saya Kombes Driyano Andri Ibrahim Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease dalam hal ini menyikapi kejadian yang terjadi kemarin hari Jumat sore di depan Pos Pelabuhan, saya sangat menyayangkan kejadian ini terjadi, dan juga dalam kesempatan ini kami meminta maaf kepada korban dan keluarga besarnya," ungkapnya.

Driyano mengatakan pihaknya sudah mengamankan ketiga oknum polisi tersebut dan memriksa serta ditempatkan di tempat khusus (Patsus) Mapolresta Ambon dan Pulau-pulau Lease.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolres juga meminta anggotanya tersebut untuk meminta maaf secara langsung kepada korban dan keluarga besarnya.

"Saya Bersama kedua rekan yang lain dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf kami sedalam-dalamnya atas perbuatan kami pada saat melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas di Jalan Sam Ratulangi yang menyebabkan korban merasa dirugikan karena perbuatan kami yang berlebihan dan arogan," kata oknum polisi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT