News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mencengangkan, Kondisi Terkini Ibu dari Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus

mencengangkan kondisi terkini AP (40), ibu dari MAS (14), anak remaja yang tega menikam ayah dan neneknya hingga tewas, di lebak bulus, Jakarta Selatan,
Selasa, 10 Desember 2024 - 19:58 WIB
Anak 14 tahun bunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya di Lebak Bulus
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - AP (40), ibu dari MAS (14), anak remaja yang tega menikam ayah dan neneknya hingga tewas, masih terpukul dan tak menyangka anak semata wayangnya mampu melakukan aksi sekejam itu.

Dalam keterangannya kepada polisi, AP mengaku sulit menerima kenyataan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menurut keterangan ibunya, beliau tidak menyangka kejadian seperti ini bisa terjadi," ungkap Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, Selasa (10/12/2024).

Nurma menjelaskan, rekaman CCTV di sekitar lokasi pembunuhan telah diperlihatkan kepada AP. Namun, hingga kini, ia masih sulit mempercayai fakta yang terpampang jelas di hadapannya.

tvonenews

"Yang jelas, ibunya tetap tidak percaya bahwa hal ini bisa terjadi pada keluarganya," ujar Nurma.

Sebelum kejadian tragis itu, tidak ada tanda-tanda mencurigakan. 

Bahkan, MAS sempat bercanda dan makan bersama kedua orang tuanya sebelum tidur. 

Namun, saat malam semakin larut dan kedua orang tuanya tertidur, MAS tega melancarkan aksinya.

"Sebelumnya mereka terlihat bahagia, bercanda, bahkan tertawa bersama. Tidak ada yang menyangka tragedi ini akan terjadi," tambah Nurma.

Meski masih dalam proses pemulihan fisik dan mental, AP mampu menjawab 30 pertanyaan penyidik dengan lancar.

"Semua proses sudah dilalui, mulai dari rekaman hingga keterangan. Semua akan kami kumpulkan untuk pemberkasan," jelasnya.

- Kronologi Tragis

Peristiwa nahas anak bunuh ayah dan nenek ini terjadi pada Sabtu, 30 November 2024, pukul 01.00 WIB di Perumahan Taman Bona Indah Blok B6, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. 

MAS tega menikam ayahnya, APW (40), dan neneknya, RM (69), hingga tewas dengan sebilah pisau.

Sang ibu, AP, yang juga menjadi korban penusukan, mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Dalam interogasi awal, MAS mengaku mendapatkan bisikan yang membuatnya resah dan tidak bisa tidur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia merasa ada sesuatu yang membisiki dan mengganggunya saat itu," kata Gogo, salah satu penyidik.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik tindakan kejam tersebut. Proses investigasi dan penggalian keterangan dari pelaku terus berlangsung. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral