News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keluarga Beri Respons Mencengangkan soal Isi Surat Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus

Anak berinisial MAS (14) yang telah bunuh ayah dan nenek serta tusuk sang ibu AP (40), di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, telah menulis surat permohonan maaf.
Senin, 9 Desember 2024 - 17:03 WIB
MAS (14), remaja yang tega menghabisi nyawa ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anak berinisial MAS (14) yang telah bunuh ayah dan nenek serta tusuk sang ibu AP (40), di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, telah menulis surat permohonan maaf. 

Namun, surat itu tak dibaca sang ibu AP dan keluarga memberikan respons menohok terhadap isi surat MAS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kata Kuasa Hukum MAS, Amriadi Pasaribu masih disimpannya. Karena belum bertemu sang Ibu anak bunuh ayah dan enenk itu. 

Namun, ia akui, surat itu telah difoto oleh dirinya dan dikirim ke wali keluarga ibu MAS. 

tvonenews

Namun pihak wali keluarga MAS memberikan tanggapan mencengangkan sebagian publik, " Alhamdulillah dan terima kasih. Itu jawabannya karena belum dibaca ibunya juga kan," kata Amriadi.

Selain itu, ia juga masin menanti kabar dari keluarga korban anak bunuh keluarga di Lebak Bulus itu untuk tahu kapan waktu yang tepat untuk menemui ibu MAS. 

Untuk diketahui, isi surat MAS sebagai berikut, "Maafin aku udah nyusahin, dan makasih semuanya. Seperti kalian, aku juga bakal bantu orang banyak. Terima kasih semuanya. Saya sekarang sehat-sehat saja,” tulis MAS berserta tanda tangannya, di Jakarta (6/12/2024).  

Sebelumnya diberitakan, kasus pembunuhan tragis menggemparkan kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Pasalnya, seorang remaja laki-laki berusia 14 tahun tega menghabisi nyawa ayah dan neneknya, serta melukai ibunya yang kini kondisinya kritis. 

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Gogo Galesung, mengungkap temuan awal terkait motif pelaku.

“Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku sulit tidur dan mendapat bisikan-bisikan yang mengganggunya,” ujar Gogo saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Sabtu (30/11/2024).

Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur dendam atau konflik keluarga sebelum insiden terjadi. Tes urine pelaku juga menunjukkan hasil negatif narkotika. 

“Pelaku tidak berada di bawah pengaruh narkoba. Untuk itu, kami akan bekerja sama dengan Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) guna memeriksa kondisi kejiwaan anak tersebut,” tambah Gogo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

- Kronologi Mengerikan Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus

Kejadian memilukan ini bermula saat pelaku menusuk ayahnya yang tengah tidur bersama ibunya di lantai dua rumah. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT