News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Partai Golkar Klaim Menjadi Pemenang Kedua Secara Nasional di Pilkada Serentak 2024

Perhelatan Pilkada Serentak 2024 tengah memasuki masa tahapan rekapitulasi suara pada setiap wilayahnya.
Rabu, 4 Desember 2024 - 22:10 WIB
Partai Golkar Klaim Menjadi Pemenang Kedua Secara Nasional di Pilkada Serentak 2024
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Perhelatan Pilkada Serentak 2024 tengah memasuki masa tahapan rekapitulasi suara pada setiap wilayahnya.

Kendati tengah memasuki tahapan rekapitulais suara, DPP Partai Golkar meyakini jika kubunya sebagai pemenang kedua secara nasional dalam perhelatan Pilkada Serentak 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Posko Pokja Pilkada 2024 Partai Golkar, M. Sanusi mengatakan klaim tersebut didapat pihaknya usai melakukan proses penghimpunan data hasil dari 545 daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

“Alhamdulillah hasilnya lumayan baik, cukup memuaskan. Sudah kita pastikan ada di posisi dua besar dalam Pilkada Serentak 2024,” kata Sanusi kepada awak media, Jakarta, Rabu (4/12/2024).

Sanusi menuturkan saat ini pihaknya tengah menunggu hasil rapat pleno rekapitulasi suara oleh KPU wilayah masing-masing.

“Kita ingin memastikan bahwa kemenangan di dua besar Pilkada ini terjaga, kondusif dan juga bisa kita raih secara maksimum,” katanya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham mengungkap alasan belum diumumkannya presentasi perolehan Partai Golkar dalam kontestasi Pilkada Serentak 2024.

Ia menuturkan alasannya saat ini KPU wilayah masih menghadapi permasalahan dalam sengketa Pilkada Serentak 2024.

“Persoalan capaian itu tadi meski belum disampaikan kepastian tapi memang posko ini masih mengawal juga kemungkinan diproyeksikan masih ada gugatan-gugatan hukum, ya jadi itu masih tetap akan kita kawal,” ucap Idrus di kesempatan yang sama.

Di sisi lain, Idrus meyakini Partai Golkar terbilang sukses mengantongi kemenangan pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, Idrus menyebut jika Partai Golkar telah mencapai target kemenangan sebesar 60 persen pada perhelatan Pilkada Serentak 2024.

“Sehingga dengan demikian untuk mencoba bagaimana presentase 60 persen atau tidak ya itu kita belum sampai ke sana, kenapa? Karena ini masih belum pasti, tetapi kalau misalkan jumlah secara keseluruhan dari ini itu sudah bisa kita pastikan tadi dua besar itu,” ungkapnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral