GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencopotan Ummi Wahyuni dari Ketua KPU Jawa Barat Ternyata Karena Hal Ini..

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) mencabut jabatan Ummi Wahyudi sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.
Senin, 2 Desember 2024 - 18:04 WIB
Pencopotan Ummi Wahyuni dari Ketua KPU Jawa Barat Ternyata Karena Hal Ini..
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) mencabut jabatan Ummi Wahyudi sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

Pencopotan Ummi itu diucapkan langsung oleh anggota DKPP K Kristiadi dalam sidang pembacaan putusan di kantornya, Senin (2/12/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menjatuhkan sanksi peringatan keras dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada teradu Ummi Wahyuni selaku ketua KPU Jawa Barat," ucap Kristiadi saat membacakan putusan.

Diketahui, Mantan Ketua KPU Kabupaten Bogor itu diberhentikan lantaran dinilai telah melanggar kode etik pada saat pemilihan legislatif (pileg) 2024 lalu.

Lantas, pelanggaran apa yang telah dilakukan oleh Ummi Wahyuni?

Berdasarkan sidang DKPP yang digelar pada Senin pagi, salah satu anggota DKPP menjelaskan, bahwa kasus ini berawal pada saat pembacaan hasil pemilu di 2024 di dapil IX Jawa Barat yang meliputi Sumedang, Majalengka dan Subang yang dilakukan pada tanggal 6, 8 dan 10 Maret 2024 di masing-masing Kota atau Kabupaten.

Namun pada tanggal 18 Maret saat rapat pleno terbuka Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Hedi Ardia selaku anggota KPU Jabar, saksi dari PKS mengajukan protes terkait hasil perolehan suara partai NasDem di dapil Jabar IX yang tidak sesuai dan diduga terjadinya pergeseran suara.

"Menindaklanjuti hal itu, Hedi Ardia langsung memerintahkan operator sirekap KPU Jabar untuk segera diperbaiki, bahwa setelah dilakukan perbaikan D hasil di print dan diserahkan kepada saksi yang hadir untuk dilakukan pengencekan, dan hasil pengecekan tidak ada perubahan" jelasnya.

Setelah itu, setelah akan dilakukan penandatanganan, lanjutnya, bahwa teradu yakni Ummi tidak melakukan pengecekan serta memastikan kebenaran dari hasil suara tersebut. 

"Bahwa formulir model D hasil yang telah ditandatangani teradu, terdapat perbedaan perolehan suara Partai NasDem, pada daerah Jabar IX untuk perolehan partai dan calon anggota DPR RI nomor urut 05 atas nama Ujang Bey yang pada saat pleno rekapitulasi Kabupaten Sumedang, suara partai sejumah 5.859 berubah menjadi 1.844 suara," ujar Anggota DKPP.

"Sedangkan suara calon nomor urut 05, Ujang Bey dari 10.658 suara berubah menjadi 14.673 suara," sambungnya.

Jika ditotalkan tiga wilayah tersebut, suara Ujang Bey yang semula 27.531 menjadi 31.546 suara, sehingga caleg nomor 5 ini berada diperingkat 1 sementara pengadu di peringkat kedua.

Disisi lain, kejanggalan juga terlihat saat vudeo rekapitulasi dapir Jabar IX tiba-tiba menghilang dari dari video live streaming. Adapun dalam bukti percakapan antara Anggota KPU Chaeruman dan M Refaldy, bahwa ada ucapan dari Ketua KPU Jabar meminta untuk men take down video tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukti ini lah yang membuat DKPP menilai tindakan Ummi tidak profesional dan akuntabel dalam melaksanakan tugas dan wewenang melindungi suara rakyat sehingga terjadi pergeseran surat suara NasDem kepada calon anggota DPR RI yang menimbulkan kerugian terhadap pengadu.

"Teradu selaku ketua seharunya memiliki tanggung jawab terhadap seluruh proses tahapan penyelenggaraan pemilu sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Ayat 4 huruf E PKPU Nomor 8 Tahun 2019 Tentang Tata Kerja KPU, KPU Provinsi dan KPU Kabupaten Kota," tandasnya. (aha/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT