News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Ikuti Misa di Pengungsian

Warga yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dapat mengikuti misa di lokasi pengungsian. 
Senin, 25 November 2024 - 09:14 WIB
Momen Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Ikuti Misa di Pengungsian
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Warga yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dapat mengikuti misa di lokasi pengungsian

Menurut siaran pers pemerintah di Jakarta, Senin, mereka mengikuti ibadah ekaristi di lokasi pengungsian di wilayah Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur, Minggu (24/11).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita berharap, meski umat berada di tempat pengungsian, kehidupan rohani tetap terlayani," kata Romo Ben Koban, mengutip Antara pada Senin (25/11/2024).

Dalam kegiatan ibadah ketiga sejak erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Romo Ben menyampaikan bahwa Yesus memimpin umat manusia melalui kasih dan kebaikan dalam beragam musim hidup.

Ia mengatakan bahwa penyertaan Yesus selalu ada, bahkan di tengah kondisi darurat akibat bencana alam.

"Dalam situasi sulit sekalipun, Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya. Kristus adalah raja yang menguatkan umat, bahkan di tengah keterbatasan di pengungsian," jelasnya.

Romo Ben mengingatkan para pengungsi untuk menjaga kesehatan serta mengikuti imbauan petugas pemerintah selama berada di pengungsian.

"Menjaga kesehatan dan situasi rohani menjadi sangat penting agar harapan dan cita-cita kita bisa terwujud," lanjutnya.

Masa tanggap darurat bencana akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki diberlakukan hingga 31 Desember 2024.

Romo Ben memastikan korban erupsi yang mengungsi bisa tetap mengikuti pelayanan liturgi, termasuk misa Natal.

"Meskipun umat merayakan Natal di tempat pengungsian, liturgi akan tetap berjalan sebagaimana mestinya," ungkapnya.

Para pengungsi bersyukur bisa mengikuti liturgi di pos pengungsian.

"Sudah tiga minggu saya di sini. Setiap minggu saya mengikuti misa di tempat ini," kata Osin, seorang asal Desa Hewa di Kecamatan Wulanggitang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meski biasanya beribadah di gereja, saya tetap bersyukur bisa beribadah walau dalam kondisi berbeda," kata ibu dari satu anak ini.

Osin juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk kebutuhan air bersih dan sarana ibadah.(ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT