News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi III DPR RI Minta Masyarakat Nilai Langsung Para Capim KPK pada Tahap Fit and Proper Test

Komisi III DPR RI meminta masyarakat menilai langsung para calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029.
Selasa, 19 November 2024 - 14:12 WIB
Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo
Sumber :
  • tvOnenews.com/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi III DPR RI meminta masyarakat menilai langsung para calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo mengatakan tahap fit and proper test yang saat ini tengah berlangsung dapat disaksikan oleh publik secara terbuka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, ia berharap bahwa masyarakat dapat menilai bagaimana cara para capim KPK tersebut melakukan pencegahan hingga pemberantasan korupsi di Indonesia. 

"Apalagi kan live di TV Parlemen, saya kira masyarakat bisa menilai nanti diantaranya 10 ini mana yang lebih punya konsep jelas dalam pemberantasan korupsi di Republik Indonesia," katanya pada Senin (18/11/2024) malam. 

Ia menerangkan bahwa dengan mekanisme fit and proper test ini dapat melihat kapasitan dan kualitas dari para calon pimpinan lembaga Antirasuah itu. 

Terlebih masyarakat juga diminta untuk melihat track record atau rekam jejak dari masing-masing nama. 

"Yang paling utama adalah integritas, calon yang lolos 10 besar, bagaimana rekam jejaknya selama ini, komitmen pemberantasan korupsinya, semua mata tertuju kan, tentu kita akan memilih yang terbaik dari yang baik," jelasnya. 

Sebelumnya, Rudianto mengatakan, dalam tes itu, pihaknya menggali seberapa besar para Capim KPK itu memiliki semangat untuk memberantas korupsi yang ada di Indonesia. 

Selain itu, sambungnya, Komisi III DPR juga mempertanyakan bagaimana langkah yang akan diambil oleh para Capim KPK untuk mengembalikan citra dari lembaga antirasuah ini di mata masyarakat. 

"Yang kita banyak tanyakan dan bagaimana kemudian membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat di tengah banyaknya persoalan di internal misalkan, itu banyak ditanya juga oleh kawan kawan di Komisi III," ungkapnya pada Senin malam. 

Oleh sebab itu, diharapkan seluruh calon pimpinan KPK ini dapat memberikan langkah konkrit bagaimana cara pencegahan dan pemberabtasan korupsi yang saat ini merupakan salah satu penyakit yang sulit disembuhkam di Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang utama adalah bagaimana ketika pimpinan KPK terpilih nanti, langkah langkah konkrit dalam hal pencegahan dan pemberantasan korupsi," tandasnya.

Diketahui, terdapat 10 nama yang masuk sebagai capim KPK telah melalui serangkaian tes yang diberikan oleh Panitia Seleksi Calon Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT