News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pilkada 2024: Jokowi Klaim Lebih dari 80 Persen Paslon Minta Dukungan

Jokowi mengatakan dukungan yang diminta bermacam-macam mulai dari  dari permintaan pembuatan video untuk menyatakan dukungan, foto bersama, hingga lain-lain.
Senin, 18 November 2024 - 23:49 WIB
Jokowi beri dukungan kepada Pasangan Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil - Suswono
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Joko Widodo (Jokowi) mengklaim lebih dari 80 persen pasangan calon (paslon) dari sejumlah wilayah yang telah meminta dukungan darinya untuk membantu memenangi Pilkada 2024.

Dukungan yang diminta bermacam-macam mulai dari  dari permintaan pembuatan video untuk menyatakan dukungan, foto bersama, hingga lain-lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi Pastikan Akan Hadir Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Lapangan Banteng
Jokowi Pastikan Akan Hadir Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono di Lapangan Banteng
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

 

"Ya mungkin ada lebih dari 80-an paslon," kata Jokowi usai mengikuti kegiatan Pasangan Calon Gubernur Jakarta Ridwan Kamil-Suswono (Rido) dalam rangka dialog dan bertemu dengan sejumlah perwakilan partai pengusung, tokoh nasional, dan sukarelawan di kawasan Kemayoran," dilansir dari laman ANTARA.

Jokowi berharap dukungannya mampu mendongkrak popularitas dan elektabilitas paslon. Apalagi, paslon yang didukung juga sudah dilihat bagaimana rekam jejaknya, sejauh apa memahami permasalahan yang ada, serta komitmen untuk membantu masyarakat.
 
"Banyak permintaan untuk saya datang mendukung langsung, tetapi waktunya 'kan tidak mungkin saya datangi semuanya," ujar Gubernur Jakarta periode 2012—2014 tersebut.
 
Jokowi hanya bisa membantu memberikan dukungan, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Oleh sebab itu, lanjut Jokowi,sisanya merupakan usaha dari masing-masing paslon untuk berusaha merebut suara rakyat guna memenangi pilkada tahun ini.
 
"Saya sendiri nanti akan mencoblos di Kota Solo," kata mantan Wali Kota Surakarta ini.
 
Sementara itu, saat berkunjung ke Jakarta, Jokowi secara tegas mendukung pasangan Ridwan Kamil-Suswono (Rido) sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta ke depan.
 
Ia menilai RK memiliki rekam jejak yang mumpuni dengan segala pengalamannya sebagai pemimpin sehingga sangat layak memimpin Jakarta.
 
Bekal pengalaman dan rekam jejak RK, kata Jokowi, membuatnya mendukung mantan Gubernur Jawa Barat itu sebagai pemimpin warga Jakarta mendatang.
 
Dalam kegiatan bertemu dan berdialog, RK bersama sejumlah perwakilan partai pendukung dan sukarelawan mendengar arahan serta pengalaman Jokowi selama memimpin Kota Solo, Jakarta, dan sebagai Presiden Republik Indonesia. (ant)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral