GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sultan Husain Kampanye di Tidore, Singgung Semangat Kepahlawanan Sultan Nuku

Masyarakat dari Maluku Utara berkumpul untuk menyambut Sultan Husain Alting Sjah, tokoh yang mereka yakini sebagai sosok bawa kejayaan rakyat Maluku Utara.
Jumat, 8 November 2024 - 17:42 WIB
Ribuan masyarakat dari seluruh penjuru Maluku Utara berkumpul untuk menyambut Sultan Husain Alting Sjah.
Sumber :
  • Istimewa

Tidore, tvOnenews.com - Ribuan masyarakat dari seluruh penjuru Maluku Utara berkumpul untuk menyambut Sultan Husain Alting Sjah, tokoh yang mereka yakini sebagai sosok yang akan membawa kembali kejayaan rakyat Maluku Utara. 

Kampanye yang berlangsung dengan penuh haru dan kebanggaan ini mengingatkan masyarakat akan sosok Sultan Nuku, pahlawan besar Maluku yang telah berjuang melawan penjajahan, membawa kemerdekaan, dan membebaskan rakyatnya dari penderitaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pidatonya, Sultan Tidore menekankan semangat kepahlawanan Sultan Nuku harus terus hidup dalam diri setiap rakyat Maluku Utara.

“Di sini, di tanah kelahiran Sultan Nuku, kita harus menghidupkan kembali martabat, kejayaan, dan ruh Maluku Utara. Kepahlawanan Sultan Nuku bukan hanya cerita sejarah, melainkan sebuah warisan semangat yang harus kita jaga dan hidupkan.” kata Calon Gubernur Maluku Utara, Sultan Husain Alting Sjah, dalam keterangannya, Jumat (8/11/2024).

tvonenews


 
Sultan Alting Sjah, yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang teguh berpegang pada prinsip dan nilai luhur, telah membuktikan dirinya sebagai sosok pemimpin yang tak pernah gentar menghadapi tantangan.

Sebagaimana Sultan Nuku dahulu berjuang untuk membebaskan rakyat Maluku dari segala bentuk penindasan dan kejahatan penjajah, Sultan Alting Sjah pun siap berdiri tegap melindungi rakyatnya dari segala bentuk penderitaan yang menjerat rakyat selama ini.

Seperti Sultan Nuku yang mengandalkan kekuatan rakyat dalam menghadapi penjajah, Sultan Alting Sjah pun meyakini bahwa kekuatan sejati ada pada rakyat, bukan pada nepotisme atau kehadiran keluarga dalam roda pemerintahan.

Dalam sebuah pernyataan tegasnya, Sultan Alting Sjah sempat menyampaikan bahwa memimpin pasti menderita dan melibatkan kepentingan keluarga atau golongan di pemerintahan adalah celaka.

Dia juga menegaskan bahwa memimpin adalah tugas mulia yang tidak boleh dikotori oleh kepentingan pribadi atau keluarga, tetapi harus dijalani dengan pengabdian penuh untuk kesejahteraan rakyat.

Keteguhan Sultan Alting Sjah dalam memimpin bukan hanya tentang menjaga kedaulatan dan keadilan rakyat, tetapi juga tentang keyakinan bahwa memimpin adalah jalan penuh penderitaan.

Dia juga menyerukan kepada masyarakat untuk kembali pada akar budaya dan sejarah, menghormati para leluhur, dan menghidupkan kembali semangat kepahlawanan yang telah menjadi identitas rakyat Maluku Utara.

Masyarakat Maluku Utara, sebagai para joguru yang telah mewarisi kebijaksanaan para leluhur, diharapkan untuk bersatu padu dalam mengembalikan kejayaan dan keadaban Maluku Utara.

Menurutnya, kejayaan ini bukan sekadar cita-cita semu, tetapi sebuah warisan yang harus diteruskan dan dijaga bersama-sama.

Sultan Alting Sjah percaya bahwa Maluku Utara dapat bangkit kembali, dan ia bertekad untuk membawa rakyatnya ke arah yang lebih baik dengan prinsip dan nilai luhur yang dipegang teguh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sultan, sebuah era baru Maluku Utara yang ditandai dengan kesetiaan pada nilai-nilai kepahlawanan telah dimulai, dan Sultan Alting Sjah adalah figur yang siap mengemban amanah ini dengan sepenuh hati dan kesungguhan. Karena baginya, semua orang yang berjasa untuk negeri ini adalah pahlawan, tidak peduli apa latar belakangnya. 

“Di setiap sudut kehidupan kita, ada cerita perjuangan yang tak tampak oleh mata orang lain. Masing-masing dari kita adalah pahlawan dalam perjalanan kita sendiri. Pahlawan yang berjuang dengan cara yang berbeda, menghadapi tantangan yang unik, dan memberikan dedikasi tanpa pamrih untuk tujuan yang lebih besar. Mau itu petani, pedagang, ataupun seorang nelayan yang di tengah mahalnya harga solar tapi tidak gentar melaut, guru di tengah gaji yang kecil tapi memiliki semangat besar untuk mencerdaskan putra-putri Maluku Utara, dan anak muda sekalipun dengan kreativitasnya, bahkan Ibu-Ibu sekalian adalah pahlawan, " tuturnya.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral