News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Siap Bela Guru Supriyani, Ada Indikasi Rekayasa?

Kasus Supriyani, seorang guru honorer di Konawe Selatan (Sultra), kini menjadi sorotan luas, termasuk oleh pengacara kondang Hotman Paris. 
Minggu, 3 November 2024 - 18:13 WIB
Guru honorer Supriyani (kerudung krem)
Sumber :
  • Tangkapan layar - tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus Supriyani, seorang guru honorer di Konawe Selatan (Sultra), kini menjadi sorotan luas, termasuk oleh pengacara kondang Hotman Paris

Hotman dengan tegas menyatakan siap memberikan bantuan hukum kepada Supriyani, yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan terhadap murid SDN 4 Baito.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini mencuat setelah Supriyani dituduh memukul seorang siswa, anak anggota polisi, hingga menyebabkan luka di paha. 

Meski Supriyani membantah tuduhan tersebut, ia tetap ditangkap dan sempat diminta uang damai sebesar Rp50 juta—jumlah yang sangat besar bagi seorang guru honorer.

tvonenews

Namun, fakta baru terungkap. Kepala Desa Wonua Raya, Rokiman, yang awalnya memberikan keterangan mendukung tuduhan terhadap Supriyani, mengaku bahwa dirinya diintimidasi oleh Kapolsek Baito untuk membuat pernyataan palsu. 

Rokiman bahkan dipaksa membuat video pengakuan yang tidak sesuai kenyataan, hingga ia dilarikan ke rumah sakit akibat tekanan tersebut.

Di sisi lain, Kapolsek Baito, Iptu Muhammad Idris, memilih bungkam terkait tuduhan adanya uang damai yang viral. 

Idris hanya menolak berkomentar saat dimintai keterangan oleh media.

Kasus ini juga menarik perhatian Mendikdasmen Abdul Mu'ti, yang berencana membahasnya dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Mu'ti menyoroti bahwa kriminalisasi guru seperti yang dialami Supriyani bukanlah kasus pertama, dan ia berkomitmen untuk mencari solusi di tingkat kebijakan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, mantan Kabareskrim Polri, Komjen (Purn.) Susno Duadji, yang akan menjadi saksi ahli dalam sidang Supriyani, mengindikasikan adanya rekayasa dalam penanganan kasus ini. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Susno, kasus ini seharusnya tidak sampai menjadi perkara pidana jika penyidik dan jaksa bekerja lebih profesional.

Dengan berbagai perhatian dan dukungan, termasuk dari Hotman Paris dan Susno Duadji, kasus Supriyani terus menjadi perbincangan publik dan berpotensi mengungkap lebih banyak fakta di balik dugaan rekayasa yang terjadi. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral