News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak di Cibodas Jadi Korban Penyekapan dan Pemerkosaan, Ada Ancaman Dibunuh

Seorang anak berinisial VLR jadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh laki-laki berinisial YH di Jalan Prabu Siluwangi Raya, Uwung Jaya, Cibodas, Banten.
Selasa, 29 Oktober 2024 - 10:43 WIB
Ilustrasi penyekapan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Seorang anak berinisial VLR menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh laki-laki berinisial YH di Jalan Prabu Siluwangi Raya, Uwung Jaya, Cibodas, Kota Tangerang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Korban mengalami kejadian pada Jumat, 18 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Benar telah terjadi persetubuhan terhadap anak dan atau penyekapan yang korbannya perempuan berinisial VLR dan pelakunya laki-laki berinisial YH,” kata Ade Ary, kepada wartawan, pada Selasa (29/10/2024).

Mantan Kapolres Metro Jakarta Selatan ini menerangkan bahwa menurut pelapor berinisial R selaku ayah korban mengaku awalnya sang anak bertemu dengan pelaku.

Ilustrasi penculikan anak.
Ilustrasi penculikan anak.
Sumber :
  • Tim tvOne

 

“Kemudian korban dibawa oleh pelaku ke sebuah gudang yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP),” ungkapnya.

Selanjutnya saat dibawa tersebut, pelaku melakukan penyekapan terhadap korban.

“Korban disekap didalam gudang oleh pelaku selama 10 hari,” ucap Ade Ary.

Selain itu saat penyekapan berlangsung, korban juga disuruh oleh pelaku untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. 

Kemudian jika korban menolak, pelaku juga memberikan ancaman akan membunuh korban. 

“Pelaku memaksa korban untuk melakukan hubungan layaknya suami istri. Jika korban menolak, pelaku mengancam akan mengikat dan membunuh korban,” kata Ade Ary.

Sementara itu Ade Ary belum menjelaskan secara detail mengenai motif peristiwa ini. 

Namun pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian ke Polres Tangerang Kota untuk ditindaklanjuti.

“Atas kejadian tersebut, pelapor selaku orang tua korban telah membuat laporan poliri ke Polres Tangerang Kota guna penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Ade Ary.

Atas peristiwa ini, Ade Ary mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua yang memiliki anak perempuan untuk selalu mengawasi setiap kegiatannya. Kemudian juga waspada dan hati-hati terhadap orang lain. (ars/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT