News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Momen Disiplin Kabinet Merah Putih di Akmil, Lonceng Prabowo Jadi Penanda

Istana mengungkapkan suasana prosesi makan Kabinet Merah Putih selama retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang mengikuti tata cara taruna
Jumat, 25 Oktober 2024 - 17:44 WIB
Momen Disiplin Kabinet Merah Putih di Akmil, Lonceng Prabowo Jadi Penanda
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Istana mengungkapkan suasana prosesi makan Kabinet Merah Putih selama retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, yang mengikuti tata cara khas taruna. Prosesi makan dimulai dan diakhiri dengan bunyi lonceng yang khas.

Kepala Presidential Communication Office (PCO), Hasan Nasbi, yang turut serta dalam retreat ini, membagikan pengalamannya. Ia merasa momen kebersamaan selama retreat sangat berkesan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya benar-benar menikmati nuansa kebersamaan dan disiplin yang kami jalani selama retreat di Akmil ini," ungkap Hasan dalam keterangan resminya pada Jumat (25/10/2024).

"Salah satu momen yang paling membekas bagi saya adalah prosesi makan pagi dan siang yang dipimpin. Mungkin, makan malam nanti juga akan dengan prosesi serupa," lanjutnya.

tvonenews

Hasan menjelaskan bahwa makan bersama anggota kabinet diadakan di tenda KS Tubun. Uniknya, tak ada yang diperbolehkan makan secara individu.

"Pagi hari, seluruh anggota kabinet sudah berkumpul pukul 08.00 WIB di tenda makan KS Tubun. Namun, tak ada yang memulai makan sendiri. Prosesi sarapan pagi dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto," ujar Hasan.

Hasan juga menggambarkan detail prosesnya, di mana Prabowo membunyikan lonceng satu kali untuk memulai doa bersama. Setelah hening sejenak, lonceng dibunyikan dua kali sebagai tanda doa selesai, dan makan pun dimulai serempak.

"Presiden Prabowo membunyikan lonceng sekali, semua anggota kabinet menundukkan kepala untuk berdoa. Lalu, lonceng berbunyi dua kali sebagai tanda prosesi doa selesai, diikuti dengan teriakan serempak 'selamat makan' dari semua anggota," jelasnya.

Hasan menambahkan bahwa makan harus diakhiri serentak. Saat lonceng dibunyikan kembali, itu menjadi tanda berakhirnya prosesi makan.

"Ketika lonceng berbunyi sekali, kami berhenti makan dan menundukkan kepala untuk doa penutup. Lalu, lonceng berbunyi dua kali sebagai tanda akhir doa, dan semuanya serempak meneriakkan 'terima kasih'," tutur Hasan.

Prosesi makan siang pun dilaksanakan dengan cara serupa, kali ini dipimpin oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Makan siang pun sama, kali ini dipimpin Wapres Gibran Rakabuming Raka," ucapnya.

Menurut Hasan, prosesi makan ala taruna yang diterapkan kepada para menteri ini meninggalkan kesan mendalam. Baginya, ini adalah simbol kebersamaan yang kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin terlihat sederhana, namun bagi saya, ini adalah wujud kedisiplinan dan keteraturan yang diajarkan di sini. Salah satu dari banyak nilai kebersamaan dan disiplin yang dipegang teguh oleh para taruna calon patriot bangsa," imbuh Hasan.

"Dua hari memang waktu yang singkat, tetapi saya bisa membayangkan betapa pentingnya pembentukan karakter dan semangat korps yang diajarkan di Akmil Magelang. Dua hari yang bermakna bagi kami, untuk menyerap semangat patriotisme dan dedikasi bagi bangsa dan negara," pungkasnya. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral