News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jokowi Bantah Ikut Cawe-Cawe Susunan Kabinet Prabowo-Gibran: Saya pun Nggak Mau Diintervensi, Tapi Kalau Ditanya Saya Jawab

Presiden memastikan tidak ikut cawe-cawe dalam penyusunan kabinet Prabowo-Gibran. Meski demikian, Jokowi akan memberi masukan jika ditanya atau dimintai saran.
Sabtu, 12 Oktober 2024 - 17:57 WIB
Jokowi Bantah Ikut Cawe-Cawe Susunan Kabinet Prabowo-Gibran.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan tidak ikut cawe-cawe dalam penyusunan kabinet presiden terpilih Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berpidato di Kompas 100 CEO Forum yang dilaksanakan di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat kemarin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden mengatakan bahwa jika ingin mendapatkan jawaban konkret tentang susunan menteri kabinet Prabowo, bisa ditanyakan langsung kepada Ketua MPR Ahmad Muzani.

"Tunggu saja Senin seminggu lagi, menteri-menterinya akan dilantik, kalau mau tahu menteri-menterinya siapa tanya ke Pak Ahmad Muzani," kata Jokowi, dikutip Sabtu (12/10/2024).

Presiden lantas menegaskan bahwa dirinya tak mau ikut intervensi lantaran pasti akan dicurigai banyak pihak.

Selain itu, Jokowi enggan cawe-cawe karena ia tahu betul bahwa penyusunan kabinet menjadi hak prerogatif Prabowo.

"Jangan tanya ke saya yang berkaitan dengan itu. Karena orang akan langsung negativisme tadi, saya (dikira) ikut-ikut intervensi, enggak. Saya pun tidak mau diintervensi untuk urusan hak prerogatif," tegasnya.

Kendati demikian, Jokowi tetap mengakui akan ikut menyumbang saran apabila memang ditanya oleh Prabowo.

"Tapi, kalau ditanya ya saya jawab, kalau nggak ditanya saya enggak jawab," lanjut Presiden.

"Pak, gimana ini, menurut Bapak, Pak Andre Rosiade?' Nah saya jawab, kalau nggak, ya ndak, ndak, ndak, meskipun kemarin kita (dengan Prabowo) makan malam 2,5 jam," jelasnya.

Gibran Akui Ada Masukan dari Jokowi

Terkini, Gibran Rakabuming Raka yang selama ini jarang kelihatan akhirnya buka suara mengenai susunan kabinet, khususnya terkait nama-nama calon menteri.

Saat ditanya wartawan, Gibran mengungkapkan bahwa saat ini daftar nama calon menteri masih terus dibahas.

"Keputusannya di Pak Presiden terpilih, personel-personelnya dan lain-lainnya. Tapi udah dari Pak Presiden terpilih, sudah hampir 100 persen," ujar Gibran, Sabtu (12/10/2024).

Putra sulung Presiden Jokowi itu mengatakan, saat ini Prabowo telah menentukan beberapa nama orang terbaik di bidangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beliau sudah memilih orang-orang terbaik di posisinya masing-masing," ungkap Gibran.

Saat ditanya apakah ada campur tangan dari Jokowi, Gibran menuturkan bahwa ayahnya itu sempat memberikan masukan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral