News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mardani Ali Sebut Gaya Debat Perdana Pilkada Jakarta Normatif, Ridwan Kamil Beri Respons Menohok

Cagub Jakarta Nomor Urut 1 Ridwan Kamil respons penilaian Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera terkait penampilannya di debat Pilkada.
Senin, 7 Oktober 2024 - 15:46 WIB
Ridwan Kamil Paparkan 6 Visi dan Misi Pasangan 'RIDO' di Debat Pilgub Jakarta, Isinya Begini
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Calon Gubernur Jakarta (Cagub) Nomor Urut 1 Ridwan Kamil merespons penilaian Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera terkait penampilannya pada debat perdana Pilkada Jakarta 2024.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera berpendapat tentang penampilan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta Ridwan Kamil dengan Suswono dalam debat perdana Pilkada Jakarta, Minggu, 6 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pria yang akrab disapa RK ini beralasan pada saat debat memiliki durasi waktu yang pendek saat memberi gagasan, sehingga opininya dianggap normatif oleh Mardani.

"Ya, kalau namanya debat kesannya itu saya serahkan ke pemirsa. Ada yang menerima, ada yang tidak menerima, ada yang happy, ada yang tidak puas itu bebas saja," jelas dia, di Jakarta Timur, Senin (7/10/2024).

tvonenews

"Itu bebas aja yang pasti dari Paslon, khususnya di waktu yang selalu pendek-pendek tidak mudah kan memberikan bahwa kita punya ilmunya, punya pengalamannya tapi enggak hanya berteori saja, berikan solusi program-program yang sudah terukur sudah dibuktikan," sambungnya.

Politikus Partai Golkar itu juga membela diri dengan mengatakan penampilannya bersama dengan Suswono mendapatkan respons positif dari para masyarakat.

"Yang pantau sentimennya positifnya tinggi sekali, artinya masyarakat mengapresiasi cara kami berkomunikasi program-program yang nyata, dan memang sudah dihitung dengan baik," tegas dia.

RK juga memastikan hasil debat perdana kemarin akan dilakukan evaluasi bersama dengan tim, termasuk memperbanyak pantun dan joget.

"Berarti debat semalam akan dievaluasi? Selalu. Kalau ternyata kurang pantunnya ya dibanyakin pantunnya, kurang jogetnya dibanyakin jogetnya atau super serius ayo ayo aja jadi kita evaluasi," tandas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Ketua Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera turut berpendapat tentang penampilan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta Ridwan Kamil dengan Suswono dalam debat perdana Pilkada Jakarta, Minggu, 6 Oktober 2024.

"Kang Emil (Ridwan Kamil) cool, Pak Sus (Suswono) bijak," ujar Mardani Ali Sera kepada wartawan di Jakarta, Senin, 7 Oktober 2024.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral