News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menlu Rusia dan Diplomat Tertinggi Taliban Bertemu di Moskow, Bahas Apa?

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengadakan pertemuan di Moskow dengan penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan dari pemerintahan interim Taliban.
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 08:15 WIB
Menlu Rusia dan Diplomat Tertinggi Taliban Bertemu di Moskow, Bahas Apa?
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengadakan pertemuan di Moskow dengan penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan dari pemerintahan interim Taliban.

Lavrov dan Amir Khan Muttaqi membahas isu-isu utama kerja sama bilateral antara Moskow dan Kabul, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Rusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para menteri luar negeri menekankan peran penting mekanisme negosiasi regional terkait Afghanistan, dengan penekanan khusus pada format konsultasi Moskow."

"Mereka menyoroti ketidakefektifan campur tangan atau pemaksaan eksternal dalam membentuk perkembangan internal Afghanistan," demikian bunyi pernyataan tersebut mengutip Antara pada Sabtu (5/10/2024).

Kedua belah pihak menegaskan kembali kepentingan bersama mereka dalam menjaga hubungan politik yang berbasis pada kepercayaan serta memajukan kerja sama perdagangan dan ekonomi yang saling menguntungkan, terutama di bidang energi dan pertanian, di mana kolaborasi pada proyek bersama memiliki potensi besar, tambah pernyataan itu.

Setelah pertemuan bilateral, kedua diplomat terkemuka ini berpartisipasi dalam pembukaan pertemuan keenam Konsultasi Format Moskow tentang Afghanistan, yang tahun ini diadakan di tingkat perwakilan khusus dan pejabat senior.

Menurut kementerian, negara-negara pengamat tidak ikut serta dalam pertemuan ini, hanya peserta reguler dari Rusia, India, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, China, Pakistan, Tajikistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan.

Amir Muttaqi yang diundang sebagai tamu kehormatan memimpin delegasi yang terdiri dari belasan orang.

Kedua pertemuan, baik pertemuan tingkat menteri maupun format Moskow diadakan secara tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, menurut kementerian, diskusi berfokus terutama pada memajukan proses rekonsiliasi nasional Afghanistan dan meningkatkan kerja sama praktis antara negara-negara regional dan Kabul dalam upaya politik, ekonomi, kontra-terorisme, dan pemberantasan narkoba.

Taliban kembali berkuasa di Afghanistan di ibu kota Kabul pada 25 Agustus 2021, lebih dari tiga tahun yang lalu.(ant/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT