News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Dialami Marissa Haque, Inilah Penjelasan Singkat soal Sindrom Kematian Mendadak

Diduga dialami Marissa Haque, inilah penjelasan singkat soal sindrom kematian mendadak atau SDS.
Jumat, 4 Oktober 2024 - 11:45 WIB
Marissa Haque meninggal dunia
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Diduga dialami Marissa Haque, inilah penjelasan singkat soal sindrom kematian mendadak

Sebelumnya diberitakan artis Marissa Haque meninggal dunia pada Rabu (2/10/2024) dini hari sekira pukul 00:50 WIB. Istri dari penyanyi Ikang Fawzi itu meninggal dunia di usia 61 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga menyebut kepergian Marissa Haque sangat mendadak. Pasalnya, sebelumnya Marissa Haque tidak punya riwayat penyakit apa-apa. 

Melihat kondisi tersebut, Marissa Haque diduga mengalami sindrom kematian mendadak (SDS).

Marissa Haque meninggal dunia
Marissa Haque meninggal dunia
Sumber :
  • Istimewa

 

Melansir Healthline, SDS merupakan istilah umum yang didefinisikan secara longgar untuk serangkaian sindrom jantung yang menyebabkan henti jantung mendadak dan kemungkinan kematian.

Beberapa dari sindrom ini merupakan hasil dari masalah struktural pada jantung. Sebagian lainnya kemungkinan disebabkan oleh ketidakteraturan dalam saluran listrik jantung.

Semua dapat menyebabkan henti jantung yang tidak terduga dan mendadak. Bahkan, pada orang yang sehat. Beberapa orang meninggal sebagai akibatnya.

Kebanyakan orang tidak mengetahui bahwa mereka menderita sindrom ini sampai terjadi serangan jantung.

Banyak kasus SDS yang tidak terdiagnosis dengan baik. Ketika seseorang dengan SDS meninggal, kematiannya mungkin terdaftar sebagai penyebab alami atau serangan jantung.

Karena SDS sering salah didiagnosis atau tidak terdiagnosis sama sekali, maka tidak jelas berapa banyak orang yang mengalaminya.

Lantas, siapa yang berisiko mengalami SDS? 

Marissa Haque meninggal dunia
Marissa Haque meninggal dunia
Sumber :
  • Istimewa

 

Orang dengan SDS biasanya tampak sangat sehat sebelum kejadian jantung pertama atau kematian. SDS sering kali tidak menimbulkan tanda atau gejala yang terlihat.

Meski begitu, terdapat beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang memiliki beberapa kondisi yang terkait dengan SDS.

Para peneliti telah menemukan gen tertentu yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk beberapa jenis SDS. 

Apabila seseorang memiliki sindrom kematian mendadak pada orang dewasa (SADS), misalnya, lebih dari 20 persen kerabat tingkat pertama mereka (saudara kandung, orang tua dan anak-anak) kemungkinan besar juga memiliki sindrom tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain faktor risiko ini, kondisi medis tertentu dapat meningkatkan risiko SDS seperti gangguan bipolar.

Lithium terkadang digunakan untuk mengobati gangguan bipolar. Obat ini dapat memicu gangguan irama jantung.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT