News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suara Korban Tak Berdosa di Balik Kekejaman G30S/PKI: Kenapa Papa Mau Dibunuh?

Di balik kisah tujuh Jenderal yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI, ada satu korban tak berdosa yang menjadi saksi bisu kekejaman sejarah kelam tersebut.
Selasa, 1 Oktober 2024 - 01:58 WIB
Foto keluarga Jenderal A.H. Nasution yang masih disimpan oleh Oma Alpiah Makasebape.
Sumber :
  • istimewa - Antara

tvOnenews.com - Di balik kisah tujuh Jenderal yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI, ada satu korban tak berdosa yang menjadi saksi bisu kekejaman sejarah kelam tersebut. 

Ade Irma Suryani Nasution, putri bungsu dari Jenderal A.H. Nasution dan Johanna Sunarti, menjadi korban dalam serangan brutal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lahir pada 19 Februari 1960, Ade Irma harus meregang nyawa di usia yang sangat belia, 5 tahun, tepat pada 1 Oktober 1965.

- Kronologi Malam Kelam

Di usia yang masih sangat muda, Ade Irma menjadi saksi langsung serangan keji terhadap keluarganya. 

Kakaknya, Hendrianti Saharah Nasution, menyaksikan langsung bagaimana pasukan PKI menyerbu rumah mereka pada dini hari, 1 Oktober 1965, pukul 04:00 WIB. 

Berdasarkan catatan dalam buku Dendam & Cinta Keluarga Marxis karya Edy van Kelingyang, empat truk dan dua mobil militer tiba-tiba menyerbu kediaman Jenderal A.H. Nasution.

Jenderal Nasution berhasil lolos dari upaya penculikan berkat tindakan cepat istrinya, Johanna Sunarti, namun naas, peluru yang ditujukan kepada sang Jenderal malah mengenai Ade Irma yang tengah digendong bibinya, Mardiah. 

Tiga peluru bersarang di punggung gadis kecil tersebut.

Tanpa menunggu lama, Ade Irma dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto

Meski sudah lima hari menjalani perawatan intensif, kondisinya tak kunjung membaik. 

Dalam masa-masa kritisnya, Ade Irma tetap menunjukkan kekuatan luar biasa, bahkan di tengah operasi tiga kali yang dilakukan oleh Brigjen Dr. Arie Sadhewo untuk mengangkat peluru dari tubuhnya.

- Detik-Detik Terakhir Ade Irma

Di saat-saat terakhir hidupnya, Ade Irma masih sempat berusaha menenangkan keluarganya. 

Kepada kakaknya, ia berkata dengan suara lemah, "Kakak jangan menangis, Ade sehat." 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, kepada ibunya, ia mengajukan pertanyaan penuh kepolosan, "Kenapa Papa mau dibunuh, Mama?"

Sayangnya, pada 6 Oktober 1965, sekitar pukul 20.00 WIB, Ade Irma Suryani Nasution menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Subroto, menambah catatan duka dalam sejarah kelam bangsa ini. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral