News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Heboh Skandal Pesta Seks Liar P Diddy: Ribuan Pelumas Ditemukan hingga Dakwaan Serius

Rapper ternama Amerika Serikat, Sean "Puff Daddy" Combs, atau P Diddy, kini tengah tersandung skandal besar.
Jumat, 27 September 2024 - 13:29 WIB
Kasus Pesat Seks P Diddy
Sumber :
  • VIVA

Jakarta, tvOnenews.com – Rapper ternama Amerika Serikat, Sean "Puff Daddy" Combs, atau P Diddy, kini tengah tersandung skandal besar.

Ia menghadapi dakwaan federal di New York atas tuduhan memaksa dan mengendalikan sejumlah wanita untuk melakukan hubungan seksual di bawah paksaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan Philenews, Diddy telah menghadapi dakwaan yang dibuka di pengadilan New York. 

Menurut Kantor Kejaksaan AS, pelantun lagu I'll Be Missing You itu menggunakan pengaruh dan sumber dayanya untuk merekrut wanita muda ke dalam lingkaran dalamnya, menjanjikan mereka peluang di industri musik.

"Namun, dakwaan tersebut menuduh bahwa janji-janji ini hanyalah kedok, dan begitu para wanita berada di bawah kendalinya mereka menjadi sasaran pelecehan fisik dan emosional, penggunaan narkoba secara paksa dan dipaksa melakukan tindakan seksual yang bertentangan dengan keinginan mereka," tulis laporan Kantor Kejaksaan AS itu Rabu, dikutip Jumat (27/9/2024).

Dakwaan yang dikenakan pada P Diddy mencakup perdagangan seks, pemerasan, dan penghalangan keadilan. 

Terkait tuduhan pemerasan, Diddy disebut menjalankan perusahaan kriminal yang terlibat dalam berbagai aktivitas ilegal, termasuk perdagangan seks, narkoba, dan pencucian uang.

Menanggapi dakwaan ini, pengacara Diddy, Marc Agnifilo, menyatakan bahwa kliennya tidak bersalah dan tidak ada yang disembunyikan. 

"Kami kecewa dengan keputusan untuk melanjutkan apa yang kami yakini sebagai penuntutan yang tidak adil terhadap Tn. Combs oleh Kantor Kejaksaan AS," kata Agnifilo kepada The Independent melalui email.

Skandal ini muncul sejak penggerebekan yang dilakukan pada Maret 2024. 

Menurut laporan Page Six, penggerebekan tersebut dilakukan terkait investigasi acara yang diadakan Diddy, yang dikenal dengan nama Freak Offs. 

Acara tersebut ternyata lebih dari sekadar pesta, tetapi disebut sebagai pertunjukan seksual yang berlangsung lama hingga berhari-hari.

Di acara tersebut, para korban perdagangan seksual diduga dipaksa untuk berhubungan dengan pekerja seks, dan Diddy diduga merekam kegiatan itu untuk kemudian digunakan sebagai alat pemerasan. 

Saat penggerebekan dilakukan di rumahnya, pihak berwenang menemukan sekitar seribu botol pelumas, serta narkoba dan senjata.

Diddy sempat mengajukan permohonan jaminan namun ditolak oleh hakim karena dianggap berpotensi membahayakan masyarakat, menghalangi proses hukum, dan berisiko melarikan diri. 

Kini, ia mendekam di penjara Brooklyn guna menghadapi proses hukum yang sedang berjalan.

Ini bukan kali pertama Diddy terjerat masalah hukum. Pada 9 September, ia dijatuhi putusan pengadilan banding sebesar US$ 100 juta (Rp1,5 triliun) atas tuduhan penyerangan seksual pada Derrick Lee Cardello-Smith di sebuah pesta pada tahun 1997.

 Diddy membantah keras semua tuduhan ini, dan pengacaranya menyebut gugatan tersebut sebagai usaha untuk merampas uang, serta menyebut tuduhan itu tidak berdasar dan memuakkan.

Rekaman pengawasan yang diambil pada 17 Mei di sebuah hotel di Los Angeles menunjukkan Diddy mengejar mantan pacarnya, Cassie Ventura, di lorong sebelum menyerangnya di dekat lift. Ia kemudian berusaha menyeret Cassie kembali ke kamar hotelnya. 

Keesokan harinya, Diddy mengunggah video permintaan maaf di Instagram dan mengakui perilakunya yang tidak dapat dimaafkan serta mengatakan bahwa ia bertanggung jawab penuh atas tindakannya dalam video tersebut.

Beberapa peserta disebutkan kelelahan hingga harus diberi cairan infus untuk pulih. 

P Diddy juga diduga merekam video pesta tersebut sebagai alat untuk menekan peserta agar tidak mengeluh.

Kasus ini semakin memanas setelah mantan kekasih Diddy, Cassie, mengajukan gugatan perdata. Ia menggambarkan bagaimana Diddy mengarahkan orang-orang di pesta itu layaknya proyek seni pribadi. 

"Dia mengatur lilin dan pencahayaan agar sesuai dengan bingkai video yang dia rekam," ungkap Cassie dalam gugatannya dikutip Jumat (27/9/2024).

Kasus ini pun menyeret sejumlah nama besar, seperti Justin Bieber, Jay-Z, dan Beyonce. 

Justin Bieber bahkan sempat terlihat berlibur bersama Diddy pada tahun 2009. 

Dalam sebuah video lama, P Diddy mengungkapkan bahwa mereka bersenang-senang selama 48 jam, dan kegiatan tersebut tidak bisa dibuka secara umum. 

"Dia (Justin Bieber) menghabiskan 48 jam bersama saya, apa yang kami lakukan tidak bisa dibicarakan. Tapi itu seperti mimpi bagi anak berusia 15 tahun," kata Diddy dalam video tersebut.

Nama Jay-Z dan Beyonce juga muncul dalam tuduhan terkait pesta seks dan narkoba. Kabarnya, pasangan ini akan diperiksa lebih lanjut karena diduga memiliki keterlibatan dalam beberapa acara "Freak Off Party."

Menurut Neama Rahmani, mantan jaksa, Jay-Z dan selebriti lain mungkin akan dipanggil sebagai saksi. 

"Jay-Z dan selebritas lain dapat dipanggil, tetapi mereka hampir pasti akan menegaskan hak Amandemen Kelima mereka untuk tidak memberatkan diri sendiri dan menolak bersaksi," jelas Rahmani. 

Jika ditemukan bukti kuat, Jay-Z mungkin akan menghadapi dakwaan serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika Jay-Z hanya seorang saksi yang tidak terlibat dalam tindakan seks, ia mungkin akan dipanggil untuk bersaksi di persidangan. Namun, jika terlibat, ia akan didakwa atau tidak akan dipanggil sama sekali," tambahnya.

Kasus ini diperkirakan akan terus berkembang, dengan sorotan publik yang semakin tajam terhadap pesta-pesta liar yang melibatkan para selebritas.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya