News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dosen Killer di Medan Bunuh Suami, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Tiromsi Sitanggang (57), seorang dosen killer di Kota Medan, Sumatera Utara, tega menghabisi nyawa suaminya sendiri, Ruslan Maralen Situngkir (61). 
Jumat, 20 September 2024 - 20:09 WIB
Dosen Killer di Medan Bunuh Suami, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tiromsi Sitanggang (57), seorang dosen killer di Kota Medan, Sumatera Utara, tega menghabisi nyawa suaminya sendiri, Ruslan Maralen Situngkir (61). 

Meskipun Tiromsi membantah tuduhan tersebut, pihak kepolisian telah menetapkannya sebagai tersangka berkat bukti-bukti kuat di tempat kejadian perkara (TKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami yakin dengan hasil olah TKP yang kami temukan," tegas Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Alexander Putra Piliang, Selasa (17/9/2024). 

Polisi masih terus mendalami motif pembunuhan, meski pelaku belum mengakui perbuatannya.

- Keanehan di Balik Kematian Ruslan, Keluarga Desak Otopsi

Haposan Situngkir, kakak korban, merasa ada banyak kejanggalan di balik kematian adiknya. 

Pada hari kejadian, Tiromsi mengabarkan bahwa Ruslan meninggal akibat kecelakaan. Namun, luka di tubuh korban memicu kecurigaan. 

"Luka di dahinya terlihat tidak seperti luka kecelakaan, dan tidak ada tanda-tanda cedera di tangan serta kakinya," ungkap Haposan.

Polisi pun memutuskan untuk melakukan otopsi, yang akhirnya mengungkap bahwa Ruslan tewas akibat benda tumpul. 

Tiromsi kemudian resmi ditetapkan sebagai tersangka. Namun, hingga kini, motif pembunuhan masih terus diselidiki.

- Dugaan Motif: Perselingkuhan dan Harta

Keluarga korban mencurigai ada dua motif besar di balik pembunuhan ini: perselingkuhan atau masalah harta. 

Sahurman, adik korban, mengungkapkan bahwa Ruslan sempat mencurigai istrinya memiliki hubungan spesial dengan sopir pribadi mereka.

Hal lain yang mencurigakan adalah asuransi jiwa Ruslan senilai Rp 500 juta yang baru diurus beberapa minggu sebelum kematiannya, sementara BPJS kesehatannya tidak dibayar selama hampir sembilan bulan.

- Polisi Usut Keterlibatan Sopir

Pengacara keluarga korban, Ojahan Sinurat, berharap agar polisi segera menangkap sopir pribadi Tiromsi yang juga diduga terlibat dalam kasus ini. 

"Kami yakin, dengan tertangkapnya sopir tersebut, kasus ini akan terungkap secara jelas," ujarnya.

- Bantahan Tiromsi: “Demi Tuhan, Saya Tidak Membunuh!”

Tiromsi Sitanggang, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polsek Helvetia, membantah semua tuduhan pembunuhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Demi Tuhan, saya tidak membunuh suami saya. Biarlah penyidik dan Tuhan yang berbicara," ujarnya penuh emosional.

Kasus ini terus menarik perhatian publik, sementara polisi berupaya mengungkap kebenaran di balik tragedi yang mengguncang keluarga besar Ruslan Situngkir. (aag)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT