News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Dukung Luluk-Lukman di Pilkada Jawa Timjur 2024, Din Syamsudin Ungkap Tak Masalah Muhammadiyah Dukung NU

Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim menyambangi rumah eks Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2024).
Kamis, 19 September 2024 - 20:44 WIB
Ketua Umum Muhamadiyah, Din Syamsuddin memberikan dukungan penuh kepada pasangan Cagub dan Cawagub Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah dengan Lukmanul Khakim.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio saputra

Jakarta, tvOnenews.com - Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah - Lukmanul Hakim menyambangi rumah eks Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan pada Kamis (19/9/2024).

Kedatangan Luluk dan Lukman disambut hangat oleh keluarga Din Syamsuddin di ruang keluarga.

Menurut Din Syamsuddin, dengan menerima kedatangan pasangan Pilkada Jawa Timur 2024 itu sebagai bentuk pemberian dukungan darinya.

"Saya secara khusus dan bersengaja menerima kedatangan Mbak Luluk dan Mas Lukman dalam posisi sebagai cagub dan cawagub, dan oleh karena itu penerimaan ini sudah menunjukkan dukungan," ucap Din Syamsuddin kepada wartawan.

Pernyataan dukungan dari Din Syamsuddin itu pun disambut baik oleh pasangan cagub-cawagub yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

"Alhamdulillah," jawab kompak Luluk-Lukman.

Menurut Din, bukan hal yang aneh jika dirinya sebagai tokoh Muhammadiyah mendukung sosok kader Nahdlatul Ulama (NU).

"Tidak aneh kalau tokoh Muhammadiyah mendukung kader NU. Saya SMS tokoh Muhammadiyah Jawa Timur tadi. Saya tulis dengan bahasa Jawa yang saya lupa didiktekan oleh istri tadi, kira-kira bunyinya "diantara 3 wanita ini siapa yang kita didukung pada pilgub jawa timur, di bawahnya sore ini insyaallah saya menerima kedatangan mbak luluk dan mas lukman," beber Din Syamsuddin.

Kendati demikian, Din mengatakan bahwa dirinya tidak akan memberikan dukungan secara turun langsung.

"Saya nggak turun gunung karena saya nggak tinggal di gunung. Mohon izin kalau diizinkan saya cawe-cawe, kalau dulu nggak boleh cawe-cawe, dalam arti sosialisasi sebagai seseorang yang sangat concern dengan wilayah Jawa Timur," ucap Din.

Kemudian, Din pun berpesan kepada pasangan Luluk dan Lukmanul, apabila telah terpilih nanti menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.

Din meminta agar pasangan yang didukungnya itu tidak melupakan Muhammadiyah.

"Kebetulan dua-duanya PKB, kalau jadi gubernur Jatim pesan saya jangan jadi gubernur untuk PKB saja, tapi jadi gubernur juga untuk partai mana pun, dari suku mana pun, dari organisasi mana pun,” ucap Din.

“Saya hanya berpesan jangan lupa Muhammadiyah,” tandasnya. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral