News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Hunian Vertikal di Jakarta, Rano Karno: Tapi DP 0 Persen Mohon Maaf Tidak Mungkin

Bakal calon wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengaku bahwa program hunian vertikal masih dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta. Namun tidak bisa DP 0 persen.
Sabtu, 7 September 2024 - 21:45 WIB
Konferensi Pers Pasangan Cagub periode 2024-2029, Pramono Anung dan Rano Karno, di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024)
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Bakal calon wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno mengaku bahwa program hunian vertikal masih dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta. 

"Hunian vertikal menurut saya masih diperlukan," katanya di acara diskusi dengan media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dengan berat hati Rano tidak bisa memberikan hunian tersebut dengan uang muka atau DP 0 persen

"Tapi apakah DP-nya 0? enggak mungkin. Jadi saya minta maaf," ungkapnya. 

Rano sempat bercerita saat mengunjungi wilayah Cakung, Jakarta Timur. Saat itu dia berkelilinh dan melihat rumah susun yang dibangun oleh mantan Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok

Dari situ pula, sambung Rano, dirinya dapat mendapatkan sejumlah masukan dari warga untuk dapat membangun rumah susun yang jauh lebih baik lagi. 

"Tentu kita tidak akan sporadis di setiap wilayah bikin, tidak. maaf, kemarin saya ke Cakung, kebetulan diterima pak Kyai Luthfi, FBR, saya lihat jaman Ahok bikin rusun. bagus, bersih," ucapnya. 

"Cuma waktu itu, (kata Kyai Luthfi), Doel kalo bisa ini kasih lift. Gua naik ke lantai lima pegel nih, kaga ada liftnya," sambungnya. 

Dia juga mengaku, semua masukan-masukan warga tersebut akan ditampung untuk dijadikan program dari Pramono-Rano Karno.

Diberitakan sebelumnya, Pramono-Rano Karno akan melakukan pertemuan dengan mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dalam waktu dekat. 

Hal tersebut diungkapkan Pramono Anung saat menggelar diskusi bersama media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/9/2024). 

"Setelah bertemu Bang Foke (Fauzi Bowo), Bang Yos, kami akan bertemu dengan Mas Anies dalam waktu dekat ini," kata dia. 

Pramono menjelaskan, pertemuan tersebut untuk melakukan diskusi serta saran dari mantan Gubernur untuk membangun Kota Jakarta agar lebih baik. 

"Kami akan menawarkan, menyampaikan sekaligus meminta apa yang bisa Mas Anies sampaikan kepada kami, karena semua orang memiliki kelebihan dalam ketika membangun Jakarta," jelasnya. (aha/muu) 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral