News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curhatan Anies Soal Tidak Jadi Dicalonkan di Pilkada, Grace Natalie: Mungkin Pak Anies Kurang Paham Dinamika PDIP

Staf Khusus Presiden, Grace Natalie pun menanggapi keluh kesah Anies Baswedan terkait Pilkada 2024. Diketahui, mantan Gubernur Jakarta tersebut tidak jadi..
Senin, 2 September 2024 - 16:31 WIB
Staf Khusus Presiden, Grace Natalie
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Di dalam sebuah wawancara, mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan sudut pandangnya soal tidak jadi dicalonkan di Pilkada Jakarta 2024.

Anies Baswedan sejak beberapa bulan sebelum pendaftaran Pilkada sempat didukung oleh PKS, PKB, dan NasDem untuk maju sebagai calon gubernur Jakarta di Pilkada 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ketiga partai tersebut kemudian bergabung ke kubu Ridwan Kamil-Suswono beberapa hari sebelum pendaftaran calon kepala daerah.

Alhasil, tinggal PDIP partai yang belum memutuskan dukungan. Sempat santer diberitakan bahwa partai berlogo banteng tersebut akan mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta atau Jawa Barat.

Setelah berbagai berita yang simpang siur, akhirnya Anies tidak jadi mencalonkan diri di Pilkada 2024 karena tidak ada partai yang mau mengusungnya.

Terkait hal tersebut, Anies mengungkapkan di video yang ia unggah bahwa saat ini semua partai tersandera dengan kekuasaan.

Selain itu, dipertanyakan juga ketika di akar rumput Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) mengusung dirinya, namun keputusan di pusat kepemimpinan tidak jadi mengusungnya.

Staf Khusus Presiden, Grace Natalie pun menanggapi keluh kesah Anies terkait pilkada tersebut.

Menurut Natalie, dinamika partai adalah hal yang wajar apalagi terkait dengan pemilihan kepala daerah.

"Kalau Pak Anies dalam wawancaranya dengan Mbak Najwa melihat, kok bisa ya ada aspirasi dari DPW, DPD, tapi ternyata DPP putusannya lain," kata Grace, diwawancarai tvOne, dikutip Senin (2/9/2024).

"Oh, itu berarti Pak Anies mungkin kurang mendalami dinamika dari PDIP," tambahnya.

Grace mengatakan, biasanya di PDIP keputusan ketua umum menjadi yang paling penting.

"Jangankan kepala daerah, untuk presiden pun itu ada di Ibu Mega. Itu tidak perlu bingung sehingga narasinya kemana-mana," kata dia lagi. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral