GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saka Tatal Disebut Sudah Menangkan Opini Publik Usai Lakukan Ritual Sumpah Pocong, Budayawan Sujiwo Tejo: Percaya atau Tidak, Orang Takut Juga

Budayawan Sujiwo Tejo menilai Saka Tatal eks terpidana kasus Vina Cirebon sudah memenangkan opini publik usai melakukan ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati.
Rabu, 14 Agustus 2024 - 07:26 WIB
Saka Tatal saat melakukan sumpah pocong
Sumber :
  • Fathnur Rohman-Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Budayawan Sujiwo Tejo menilai Saka Tatal eks terpidana kasus Vina Cirebon sudah memenangkan opini publik usai melakukan ritual sumpah pocong di Padepokan Amparan Jati pada Jumat (9/8/2024) lalu. 

“Yang jelas, dia memenangkan opini publik loh,” katanya di acara Catatan Demokrasi tvOne yang tayang pada Selasa (13/8/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia mengatakan sumpah pocong memang tidak ilmiah. Namun, kata dia, apabila seseorang sudah percaya terhadap sumpah pocong dan tahu konsekuensinya jika berbohong berarti dia sangat yakin. 

“Ada enggak metode penelitian ilmiah untuk mengecek keyakinannya? Dia yakin banget dia enggak salah. Karena di dunia ini ada gaib dan enggak jadi harus percaya. Sumpah pocong itu kayak ilmu sihir,” katanya. 

Saka Tatal saat sumpah pocong. Dok: Tangkapan layar

Sujiwo Tejo pun memberikan contoh. Saat berkumpul dengan kolega-koleganya, mereka membicarakan soal kepercayaan ilmu sihir seperti santet yang menurutnya tidak jauh beda dengan sumpah pocong.

“Siapa yang enggak percaya santet?,” kata Sujiwo Tejo menirukan percakapan koleganya.

“Oh, saya”. 

“Oke, kamu mau saya santet?”. 

“Oh, jangan”. 

“Takut juga kan,” terangnya. 

tvonenews

Sujiwo Tejo mengatakan sumpah pocong itu berbeda di setiap tempat. Seperti contoh, sumpah pocong di Madura dilakukan untuk menyelesaikan masalah waris, santet atau gangguan terhadap pasangan. 

“Cuma caranya kalau di Madura itu biasanya habis diazanin, mengucapkan sumpah, tapi dua-duanya harus datang. Yang tergugat mengatakan kalau saya bohong saya akan begini, yang penggugat juga bilang begitu. Makanya saya agak aneh kemarin (dengan sumpah pocong Saka Tatal tanpa Iptu Rudiana),” ungkapnya. 

“Terus habis mengucapkan sumpah minum air putih yang sudah dicelupin ke tongkat jimat itulah. Terus kiainya keluar masjid, menyembelih ayam putih, terus penggugat dan tergugat melangkahi bangkai ayam itu,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan pengalamannya selama ini, budayawan itu mengaku belum pernah melihat orang mati karena sumpah pocong. 

“Tapi kalau hidupnya jadi susah saya beberapa kali lihat,” ujar dia. (nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulsel, Nilai Langgar AD/ART

Pelantikan tersebut bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta mencederai semangat keberhimpunan pemuda.
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Fondasi Hukum Kuat Jadi Aset UMKM Perempuan Naik Kelas

Usaha yang memiliki legalitas jelas, kesiapan finansial, serta perlindungan merek menjadi aset penting untuk naik kelas.
Selengkapnya

Viral