GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Bantah Telah Keluarkan SP3 Kasus Pelecehan Seksual Mantan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo

Poisi bantah ada Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus pelecehan seksual yang libatkan mantan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO)
Jumat, 9 Agustus 2024 - 18:59 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual mantan Rektor UNUGO
Sumber :
  • U-report

Jakarta, tvOnenews.com - Poisi bantah adanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus pelecehan seksual yang melibatkan mantan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Gorontalo (UNUGO).

Hal itu disampaikan langsung oleh Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro di Gorontalo, Jumat (9/8/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya perkara tersebut masih terus berproses, sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penanganan kasus di kepolisian.

Pihaknya terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam dugaan kasus kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan kampus tersebut. 

Sampai saat ini kasus tersebut masih ditangani oleh penyidik Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Gorontalo.

Sementara itu kuasa hukum korban, Nismawati Male mengatakan perkara sudah naik ke tahap penyidikan sejak 14 Mei 2024, namun sampai sekarang belum juga ada penetapan tersangka.

Semua saksi dan berbagai proses tahapan sudah dilalui oleh kliennya, bahkan korban telah menjalani dua kali pemeriksaan psikolog dan satu kali pemeriksaan psikolog forensik yang didatangkan dari Surabaya.

Ia mengatakan pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) menyatakan bahwa hasil pemeriksaan psikolog forensik merupakan penentu naik atau tidaknya perkara tersebut.

"Sedangkan dalam dalam Pasal 6 Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) tidak ada unsur mengakibatkan trauma atau gangguan psikologis lainnya, sehingga pasal ini hanya berfokus pada perbuatan pelaku, bukan dampak yang dirasakan korban,” katanya.

Selain itu terhadap perbuatan pelaku, korban memiliki saksi mata lebih dari satu orang yang mengetahui dan melihat langsung saat kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan kasus ini dapat berdampak pada kasus-kasus TPKS lain, baik di lingkungan pendidikan maupun masyarakat umum sehingga perlu ditangani secara cermat dan serius.

"Perbuatan pelecehan seksual tidak bisa dinormalisasi atas dasar kebiasaan seseorang," imbuhnya.(ant)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral