News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Sosok Perempuan yang Bantu Vina Cirebon Lantunkan Syahadat Sebelum Tewas Lihat Langsung Wajah Almarhumah, Sebut Hidungnya...

Dua sosok perempuan yang membantu Vina Cirebon melantunkan syahadat sebelum tewas mengaku melihat langsung wajah almarhumah. Kata mereka begini tampangnya.
Rabu, 7 Agustus 2024 - 13:08 WIB
Vina Cirebon
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dua sosok perempuan yang membantu Vina Cirebon melantunkan syahadat sebelum tewas mengaku melihat langsung wajah almarhumah. 

Adapun dua sosok perempuan itu bernama Widi dan Mega. Mereka berdua merupakan teman dari Vina Cirebon. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Widi dan Mega, wajah Vina tidak ada luka. Namun, hanya hidungnya saja berdarah. Adapun bagian tubuh Vina lainnya ditutup selimut.

“Ada darah (di tubuh)?,” tanya Abraham Samad di YouTube Abraham Samad SPEAK UP berjudul Pengakuan Rahasia Saksi Kunci Kematian Vina-Eky. Temani Sebelum Menghembuskan Napas Terakhir yang tayang pada Senin (5/8/2024) lalu. 

Diselimutin. Enggak terlalu ngebuka,” jawab Widi. 

Mega dan Widi teman Vina Cirebon. Dok: Tangkapan layar

Widi mengatakan perawat di sana sebenarnya mempersilakan mereka untuk melihat jasad Vina seluruhnya.

Namun, mereka tidak mau karena takut. 

“Kata si perawat itu, ‘Mau lihat enggak?’. Kita enggak mau. ‘Ayo neng bantu temannya. Kasihan’,” terangnya. 

Ketika ditanya apakah perawat itu menyebut-nyebut soal pemerkosaan, Widi dan Mega mengatakan perawat itu tidak menyinggung sama sekali soal pemerkosaan.

Misalnya, mengatakan temanmu merupakan korban pemerkosaan. 

Enggak ada,” jawab Widi dan Mega. 

Sebelumnya, Widi dan Mega menceritakan jika mereka mengetahui kabar Vina mengalami kecelakaan dari polisi. 

tvonenews

Meski syok, mereka tetap mendatangi Rumah Sakit Gunung Jati. Keduanya tiba sekitar pukul 01.00 WIB. 

Mereka diminta datang ke sana untuk memastikan apakah itu benar-benar Vina. 

Mulanya Widi dan Mega mengaku tidak berani. Akan tetapi, mereka akhirnya berani untuk memastikan jika itu benar-benar temannya. 

"Aku awalnya enggak berani lihatnya. Enggak berani. Cuma dipanggil perawat," kata Mega. 

"Pas begitu si perawatnya manggil-manggil aku sama Mega. 'Mbak, mbak, mbak. Mbak temannya Vina?'. ‘Iya. Kenapa?’, kata aku tuh. 'Sini mbak. Sini masuk'. Dia bilang begitu," timpal Widi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"’Gimana?’. Aku bilang begitu. Kata perawatnya, ‘Sini mbak dibantu temannya’. ‘Gimana ya maksudnya?’. Aku bilang begitu. ‘Sini dibantu temannya biar lebih cepat’. Begitu tuh. Kata dia begitu," sambungnya. 

Widi menyebut kondisi Vina saat itu seperti sedang sakaratul maut atau menjelang kematian. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral