News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terbongkar, Ini Alasan Iptu Rudiana Ikut Tangkap 8 Terpidana Kasus Kematian Vina dan Eky Cirebon, Ternyata...

Semrawut kasus pemerkosaan disertai pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin menjadi sorotan publik usai sejumlah kontroversinya.
Selasa, 30 Juli 2024 - 18:29 WIB
Ayah almarhum Eky, Iptu Rudiana
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Semrawut kasus pemerkosaan disertai pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin menjadi sorotan publik usai sejumlah kontroversinya.

Teranyar, kubu keluarga korban yakni Iptu Rudiana selalu ayah Eky dan Marliana selaku kakak dari Vina muncul berbarengan di publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemunculannya itu berlangsung pada kegiatan konferensi pers yang diselenggarakan oleh Hotman Paris di Cirebon pada Selasa (30/7/2024).

Dalam konferensi pers tersebut, Iptu Rudiana secara blak-blakan mengungkap alasan dirinya menangkap 8 kasus kematian Vina dan Eky di Cirebon.

Iptu Rudiana tak menampik jika dirinya saat melakukan penangkapan sedang bertugas di satuan narkoba.

"Baik saya adalah orang tua daripada korban, yang mana saya punya kewajiban untuk menjaga hak hidup daripada anak saya," kata Iptu Rudiana dalam konferensi pers tersebut, Selasa (30/7/2024).

Iptu Rudiana mengakui jika dirinya adalah satu dari sejumlah tugas kepolisian yang menangkap 8 terpidana.

Ia bercerita kala itu pada tanggal 31 Agustus 2016 lalu, kepolisian menangkap 8 terpidana di SMPN 11 Kota Cirebon.

Menurutnya penangkapan itu didasari informasi yang diterima Iptu Rudiana dari saksi Aep dan Dede.

"Dan kebetulan ada orang yang melihat pada tgl 31 Agustus (2016) ketika saya datang di depan SMP 11 ketemu saudara A dan D dan kemudian dia menyampaikan kalau melihat kejadian tanggal 27 Agustus 2016. Saat itu saya sebagai orangtua saya punya keyakinan untuk mencari lebih tahu," katanya.

Iptu Rudiana menuturkan jika dirinya sangat berduka atas kematian Sanga anak bersama kekasih hatinya itu.

Kala itu, Iptu Rudiana menaruh curiga kala melihat jasad terakhir sang anak yang memiliki sejumlah luka tak wajar.

"Dan ketika terjadi hal itu anak saya meninggal, yang memang dalam keadaan perlu saya ambil langkah-langkah untuk mencari penyebab daripada meninggalnya," kata Iptu Rudiana.

"Karena luka-lukannya yang saya lihat seperti hal-hal atau perbuatan lain. Sehingga hati saya terketuk sebagai orangtua untuk mencari penyebabnya," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun konferensi pers tersebut turut mengahdirkan langsung ayah dari almarhum Eky yakni Iptu Rudiana.

Dalam konferensi pers tersebut keluarga Vina dan Eky meyakini jika terjadi aksi pemerkosaan disertai pembunuhan. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral