News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Mantan ‘Bajilo’ Sulit Mencari Kerja Karena Memiliki Tato di Lengannya

Puluhan warga mengikuti program hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh Komunitas Kreatif dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi, di Tambun Selatan, Bekasi.
Senin, 15 Juli 2024 - 10:58 WIB
Puluhan warga antusias mengikuti program hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh Komunitas Kreatif dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al-Kahfi, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/7/2024).
Sumber :
  • tvOnenews/M Supyan Limpong

Bekasi, tvOnenews.com - Puluhan warga antusias mengikuti program hapus tato gratis yang diselenggarakan oleh Komunitas Kreatif dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Kahfi, di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/7/2024).

Salah satu peserta bernama Saifullah mengatakan, dirinya datang ke acara tersebut untuk menghilangkan tato yang melingkar di lengan kirinya sejak tahun 1998 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Gak ada (paksaan) karena kemauan saya sendiri. Karena kita udah berkeluarga udah mulai hijrah,” kata Saifullah saat ditemui tvOnenews.com di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Sabtu (13/7/2024).

Saifullah menceritakan, tato yang melekat di tangannya sudah ada sejak puluhan tahun lalu saat dirinya hidup di ‘jalanan’ menjadi ‘bajilo’ bersama kelompok punk.

Dia mengaku, awalnya hanya iseng menato tangannya dengan gambar kawat melanggar di lengan. 

Dia yang saat itu duduk di bangku SMP mengira, tato yang dilukis di atas kulitnya bisa dihapus dengan mudah.

Namun kenyataannya tato itu sulit dihapus hingga puluhan tahun masih melekat dikulitnya.

“Dulu nato waktu jaman jadi ‘galang’ ikut-ikutan bikin tato kirain bisa hilang gak taunya gak hilang,” ujarnya.

Dia sempat berusaha menghilangkan tatonya sendiri dengan bahan-bahan tradisional. Namun upaya tersebut hanya menimbulkan luka di kulitnya.

“Terus kepikiran untuk dioperasi. Saya cari info ternyata biayanya lumayan mahal. Teman dapat info, ada hapus tato gratis akhirnya kita ke sini,” ujarnya lagi.

Saifullah mengaku bersyukur ada program Hijrah Hapus Tato yang digelar oleh LAZ Al Kahfi Peduli tersebut.

Dia mengaku menyesal telah membuat tato di lengannya. Karena tato tersebut, kata Saifullah, dirinya sulit mencari pekerjaan.

“Nyari kerja juga susah, kalo kerja kan yang dicari yang gak bertato, kebanyakan perusahaan nyarinya yang gak bertato gak bertindik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Kreatif Akris Siswanto menuturkan, kegiatan ini sudah 4 kalinya diselenggarakan bersama dengan LAZ Al Kahfi Peduli.

Akris menuturkan, kegiatan ini dibentuk atas dasar kepedulian kepada masyarakat yang ingin hijrah dari masa kelamnya.

Menurut dia, banyak masyarakat yang sedang dalam proses hijrah namun dipandang sebelah mata karena memiliki tato.

“Jadi awalnya itu mereka yang baru mau hijrah tatonya masih banyak di badan, itu ketika dia mau jalan ke masjid sering dipandang sebelah mata, ‘ngapain orang yang bertato masuk ke masjid.’ Padahal kan dia pengen sholat,” jelasnya.

Sejak didirikan pada tahun 2021 Akris mengatakan, Komunitas Kreatif sudah membantu lebih dari 1.000 warga untuk menghapus tatonya.

“Selama kita berdiri sudah ribuan orang yang menghapus tatonya, karena kalau setiap event itu yang dateng bisa 100 orang, ada juga 150. Ada yang dari kalangan perempuan laki-laki juga ada,” ujarnya.

Mereka yang menghapus tatonya, kata Akris, merupakan masyarakat umum yang sudah bertaubat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ada juga beberapa di antaranya berasal dari komunitas seperti komunitas punk ataupun komunitas jawara.

“Ada beberpa komunitas yang nyangkut kaya komunitas Punk Hijrah, ada juga komunitas kayak jawara gitu dulunya preman sekarang udah hijrah pengen hapus tatonya karena sejauh ini pengen kembali kepada fitrahnya,” tutupnya. (msl/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral