News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sorot CCTV yang Hilang Pada Kasus Vina Cirebon, Habib Rizieq Beri Pesan Menohok untuk Polri, Sindir Strategi Licik

Sorot CCTV yang Hilang Pada Kasus Vina Cirebon, Habib Rizieq Beri Pesan Menohok untuk Polri, Sindir Strategi Licik
Selasa, 9 Juli 2024 - 01:48 WIB
Kolase Habib Rizieq Shihab dan pusaran kasus pembunuhan sejoli muda Vina dan Eky di Cirebon
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pemerkosaan disertai pembunuhan sejoli Vina dan Eky di Cirebon terus menyita perhatian publik usai sejumlah misteri dalam pengungkapannya.

Teranyar, Pegi Setiawan yang disebut Polda Jawa Barat sebagai tersangka kasus pemerkosaan dan pembunuhan tak memenuhi syarat secara hukum usai diputus Pengadilan Negeri Bandung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas kontroversi yang terjadi pada pengusutan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon turut disorot oleh mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Habib Rizieq turut menyinggung pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon dalam ceramahnya.

Video singkat ceramahnya yang turut menyinggung pengungkapan kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon itu pun turut diunggah akun YouTube YT Drive.

Dalam ceramahnya, Habis Rizieq menyebut banyak cara iblis dalam mempermaikan umat manusia dengan sejumlah strategi liciknya.

"Iblis strateginya licik, jahat saudara. Ya sekarang juga banyak iblis jahat. Setiap kejadian CCTV hilang melulu. Iblis itu namanya," kata Habib Rizieq dikutip dari tayangan YouTube YT Drive, Jakarta, Senin (8/7/2024).  

Habib Rizieq berujar dirinya terbingung-bingung dengan kepolisian kerap menyebut bukti CCTV hilang saat mengusut kasus yang kerap menyita perhatian publik.

Menurutnya kasus besar diantaranya yang disebut polisi tak memiliki CCTV yakni KM 50, Ferdy Sambo, hingga Vina Cirebon.

"Peristiwa KM 50 CCTV hilang. Peristiwa Sambo CCTV hilang. Peristiwa Afif CCTV hilang. Peristiwa Vina Cirebon CCTV hilang. Kok hilang melulu ya?" ungkap Habib Rizieq sembari menunjukkan rasa keheranannya.

Habib Rizieq pun turut menyinggung bukti CCTV yang tak pernah hilang oleh polisi dalam mengusut pelanggaran yang terjadi. 

Ia menyebut polisi tak akan menghilangkan bukti CCTV pada pelanggaran kendaraan yang terjadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi giliran nilang orang CCTV-nya ada, kacau. Kita lagi bayar STNK, oh anda punya denda satu juta, dari mana? Ini ada foto-fotonya, ente enggak pakai sabuk pengaman, ente melanggar lampu merah kok tahu? Ada CCTV," kata Habib Rizieq.

"Giliran nilang CCTV ada. Kacau. Giliran ngebunuh orang CCTV enggak ada. Kita rakyat dianggap bego semua," sambungnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral