News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benang Kusut Kematian Afif Maulana soal Tak Ada Rekaman CCTV, Kapolda Sumbar Malah Bilang Anggotanya Lakukan Hal Mengejutkan Ini

Kasus kematian Afif Maulana (13) yang diduga dianiaya oknum polisi sebelum tewas terus menjadi sorotan, seusai Polda Sumatera Barat (Sumbar) menampik tudingan
Sabtu, 6 Juli 2024 - 17:20 WIB
Benang Kusut Kematian Afif Maulana soal Tak Ada Rekaman CCTV, Kapolda Sumbar Malah Bilang Anggotanya Lakukan Hal Mengejutkan Ini
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian Afif Maulana (13) yang diduga dianiaya oknum polisi sebelum tewas terus menjadi sorotan, seusai Polda Sumatera Barat (Sumbar) menampik tegas tudingan tersebut.

Kapolda Sumbar Irjen Suharyono menuturkan saat melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku tawuran, anggotanya tidak melihat kehadiran Afif Maulana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia membenarkan anggotanya mengejar dan menendang sepeda motor di atas jembatan Kuranji, Padang, Sumbar.

"Ada dua sepeda motor di depan anggota polisi yang kemudian kejar-kejaranlah di atas jembatan itu. Yang akhirnya ada dua anggota kami yang menendang sepeda motor yang ditumpangi Aditya, yang kemudian dia yang memboncengkan Afif Maulana," kata Suharyono kepada tvOne dilansir Sabtu (6/7/2024).

Suharyono menjelaskan seusai Aditya dan Afif Maulana terjatuh dari sepeda motor, anggotanya tidak lagi melihat korban.

Menurutnya, dari keterangan Aditya, Afif Maulana mengajak untuk melompat ke sungai dari atas jembatan.

Namun, dia menyebutkan Adiya tidak ingin mengikuti ajakan Afif untuk terjun ke sungai.

"Nah pada saat itulah hitungan detik Afif Maulana itu jarak 3 meter mengajak mengajak melompat ke sungai mau mengamankan diri tetapi jawaban dari Aditya adalah jangan melompat," jelasnya.

Selain itu, ketika disinggung soal rekaman CCTV, Suharyono enggan merinci soal alat bukti tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apakah ada bukti lain yang diamankan pihak kepolisian yang disita mungkin di jalan CCTV yang kabarnya memorinya terbatas yang memperlihatkan ke mana larinya Afif dalam hitungan detik tiba-tiba hilang dan tidak disisir oleh pihak kepolisian?"ucap Andromeda Mercury.

"Saya pastikan di sini tidak ada satu pun (polisi,red) yang melihat Afif itu meloncat. Akan tetapi, indikasi percakapan terakhir ajakan melompat yang dilakukan oleh Afif kepada Adit, kemudian Adit menolak untuk meloncat dalam hitungan detik saat membelakangi masing-masing berbelakangan masing-masing berbelakangan karena Adit mencari HP-nya yang hilang saat dia ditangkap oleh Polisi sudah tidak melihat lagi Afif di belakangnya itu," urainya.(lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT