News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Mutilasi Terjadi di Pelosok Garut, Polisi harus Menempuh Jarak hingga 4 Jam Perjalanan

Potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi ditemukan di pinggir jalan di Cibalong Garut. Jarak tempuh mencapai 4 jam perjalanan ke lokasi penemuan mayat.
Minggu, 30 Juni 2024 - 19:05 WIB
Potongan tubuh manusia ditemukan di pinggir Jalan Cibalong Garut, Jawa Barat.
Sumber :
  • Taufiq Hidayah/tvOne

Garut, tvOnenews.com - Potongan tubuh manusia diduga korban mutilasi ditemukan di pinggir jalan Cibalong Garut, Jawa Barat.

Bagian kaki dan tangan sudah berada di sebuah bungkusan karung, sementara bagian badan tergeletak di pinggir parit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi kini tengah melakukan sterilisasi TKP, karena banyak warga yang berkerumun melihat kondisi korban.

Potongan tubuh manusia berjenis kelamin pria tanpa identitas ditemukan di pinggir jalan Raya Cibalong Garut, Jawa Barat, pada Minggu (30/6/2024) siang. 

Warga menemukan bagian kaki dan tangan sudah terbungkus karung, sementara bagian badan korban masih tergeletak di pinggir parit.

Potongan mayat diduga korban pembunuhan itu tergeletak tepatnya di Kampung Bantar Limus Desa Sancang Kecamatan Cibalong, Garut. 

Warga sekitar yang bergerombol melihat kondisi jenazah teraebut tak ada yang mengenal sosok korban. 

Polisi dari Polsek Cibalong kini tengah melakukan olah TKP di lokasi. 

Garis polisi juga telah terpasang, sehingga petugas Inafis Polres Garut, tengah dalam perjalanan ke temuan jasad mutilasi.

"Tadi ada anak-anak yang main awal lihat, kalo tadi lihat bagian badannya terpisah dengan kaki dan tangan, seperti sudah di masukan ke dalam karung," singkat Nana warga setempat, Minggu (30/6/2024).

Polisi belum mau merinci terkait kronologi temuan korban mutilasi ini, Polres Garut menyatakan bahwa, pihaknya kini tengah berada di TKP untuk proses penyelidikan.

"Sementara saja dulu, anggota masih di TKP," singkat Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut, saat dihubungi.

Wilayah Cibalong merupakan daerah yang cukup jauh dari pusat kota, sehingga petugas dari Polres Garut memerluka waktu tempuh cukup lama. 

Pasalnya daerah tersebut hanya bisa diakses jalur darat dengan waktu 4 jam perjalanan, sehingga dari Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, masih menuju lokasi. 

Polisi polsek setempat dibantu warga untuk sementara menutup tubuh yang terpotong di pinggir jalan menggunakan daun pisang. (thh/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT