News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Covid-19 di Dunia Capai 2,7 Juta Dalam Sehari

Kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami kenaikan yang signifikan, hingga mencapai 2.7 juta kasus dalam sehari. Hal tersebut disampaikan Satgas Covid-19
Selasa, 11 Januari 2022 - 19:26 WIB
Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers Untuk Penanganan COVID-19
Sumber :
  • (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Jakarta - Kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami trend kenaikan yang signifikan hingga mencapai 2.7 juta kasus dalam sehari. Hal tersebut disampaikan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Satgas).

“Setidaknya dalam dua pekan terakhir dan per tanggal 7 Januari 2022, penambahan kasus positif mencapai 2,7 juta kasus dalam sehari,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers Untuk Penanganan Covid-19 yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Wiku menjelaskan bahwa perkembangan kasus tersebut sudah tergolong sangat tinggi bila melihat banyak kasus yang ada di bulan Desember 2021 hanya berkisar antara 500 sampai 600 kasus per harinya.

Bahkan, capaian 2,7 juta kasus itu sudah melebihi rekor tertinggi pada lonjakan kasus sebelumnya yang hanya mencapai satu juta kasus dalam sehari.

Terdapat 12 negara yang saat ini sedang mengalami kenaikan kasus positif Covid-19 yang sangat tajam bahkan melebihi kenaikan pada gelombang sebelumnya. Beberapa di antaranya adalah Kanada yang mengalami kenaikan kasus per pekan sampai 19 kali lipat atau dari 16 ribu kasus menjadi 300 ribu kasus.

Sama halnya dengan Amerika Serikat yang mengalami kenaikan kasus per pekan 10 kali lipat yakni dari 500 ribu kasus menjadi lima juta kasus. Di Australia, kasus per pekan naik hingga enam kali lipat atau dari sembilan ribu kasus menjadi 550 ribu kasus dan Inggris yang mengalami kenaikan hingga 4 kali lipat, dari 300 ribu kasus menjadi 1,2 juta kasus positif.

Menurut Wiku, beberapa negara di Benua Eropa juga mengalami hal serupa. Di Prancis misalnya, negara itu mengalami kenaikan kasus per pekan mencapai 36 kali lipat. Dari 50 ribu kasus menjadi 1,8 juta kasus per pekan.

"Sedangkan Italia 11 kali lipat, dari 90 ribu kasus menjadi 1 juta kasus, Jerman naik dua kali lipat dari 150 ribu menjadi 350 ribu kasus, serta Belanda dua kali lipat dari 85 ribu kasus menjadi 160 ribu kasus," kata dia.

Tak hanya di sejumlah benua itu saja, beberapa negara di Asia juga mulai menunjukkan tren peningkatan kasus positif Covid-19. Dalam hal ini, Wiku menyebutkan Jepang tengah mengalami kenaikan kasus per pekan hingga 10 kali lipat dari tren yang sebelumnya berkisar 30 ribu kasus menjadi 300 ribu kasus.

Vietnam turut mengalami kenaikan kasus per pekan lima kali lipat dari 24 ribu menjadi 136 ribu. Sedangkan Thailand naik tiga kali lipat, dari 16 ribu menjadi 40 ribu dan Singapura naik dua kali lipat dari dua ribu menjadi lima ribu kasus per pekannya.

Ia mengatakan sejauh ini kenaikan kasus pada setiap negara tersebut memang tidak disertai dengan angka kematian yang signifikan. Walaupun demikian, terdapat beberapa negara yang angka kematiannya nampak naik secara perlahan seperti Vietnam dan patut menjadi perhatian seluruh warga Indonesia agar terus menjaga kondisi baik saat ini.

"Hal ini menjadi pembelajaran kita bersama bahwa meskipun varian Omicron yang saat ini beredar, dilaporkan menimbulkan gejala yang ringan bahkan tanpa gejala, masih banyak faktor yang mempengaruhi angka kematian," ujar Wiku. (ant/mii)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT