News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Calon Penumpang Menumpuk di Terminal 3 Bandara Internasional Soetta, Ini Penyebabnya

Gangguan terjadi pada server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI hingga berdampak penumpukan calon penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
Kamis, 20 Juni 2024 - 19:10 WIB
Penumpukan penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Gangguan terjadi pada server Pusat Data Nasional (PDN) Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) RI hingga berdampak penumpukan calon penumpang di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Penumpukan calon penumpang terjadi pada sejumlah check ini counter pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Soetta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden tersebut pun dibenarkan oleh Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soetta, Holik Muardi.

"Ya, antrean memang ada karena kan di cek manual," katanya, di Bandara Soetta, Kamis.

Menurut dia, perihal antrean tersebut terjadi akibat adanya dampak dari gangguan pada server yang dikelola langsung oleh Kemenkominfo RI.

Dengan adanya kejadian itu, pihak pengelola Bandara Soetta melakukan koordinasi dengan Imigrasi ataupun otoritas setempat untuk melakukan penguraian antrean.

"Itu karena khusus, kita (pengelola) tidak bisa serta-merta. Jadi, kita bantu secara fasilitas," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga kini masih melakukan penanganan terkait kendala yang dialami pada sistem data pengimputan penumpang tersebut dengan menambah petugas pelayanan.

"Tapi kalau petugas memang tidak bisa ada di wilayah Imigrasi tersebut, kalau di area tertentu seperti Imigrasi tidak boleh ada petugas lain karena ada undang-undangnya," ujarnya.

Sementara itu, Imigrasi Bandara Soetta pun membenarkan dalam kejadian tersebut. 

Dimana, gangguan server PDN Kemnkominfo yang hampir terjadi di semua kantor Imigrasi dan instansi atau lembaga lain.

Diketahui, kondisi penumpukan penumpang terjadi di area keberangkatan di Terminal 3 Bandara Soetta yang viral melalui salah media sosial (medsos) X.

Terpantau para penumpang mengantre panjang untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian di sejumlah check in counter yang ada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun @jesswjk menuliskan bahwa terjadi penumpukan penumpang dikarenakan terkendala sistem pemeriksaan di autogate terminal penerbangan tersebut

"Keren nih Soekarno Hatta, antre Imigrasi tumpah-tumpah gak ada yang ngatur. Autogate mati semua," tulisnya. (ant/raa)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT