News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saksi Liga Akbar Akan Dipenjarakan Kuasa Hukum Rivaldi alias Ucil, Pasalnya Kata-katanya Soal Pembunuhan Vina Ternyata..

Permohonan Peninjauan Kembali (PK) perkara pembunuhan Vina dan Eky akan diajukan tim kuasa hukum terpidana Rivaldi alias Ucil. Liga Akbar terancam dipenjarakan.
Minggu, 9 Juni 2024 - 18:32 WIB
Saksi Liga Akbar alias Gaga di Polda Jabar, Selasa (4/6/2024)
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Permohonan Peninjauan Kembali (PK) perkara pembunuhan Vina dan Eky akan diajukan oleh tim kuasa hukum terpidana Rivaldi alias Ucil buntut pencabutan BAP oleh saksi Liga Akbar.

Saat ini terpidana Rivaldi ikut menjalni hukuman penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan Vina dan Eky yang diterimanya 8 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Permohonan PK ini diajukan tim kuasa hukum Rivaldi setelah salah satu saksi kunci Liga Akbar atau Gaga mencabut keterangannya di BAP ke kepolisian.

Sebelumnya, di dalam BAP Liga Akbar atau Gaga menyebut mengenal dan melihat langsung Rivaldi melempar dan mengejar korban Vina dan Eky di tanggal 27 Agustus 2016 silam.

Rivaldi alias Ucil terpidana penjara seumur hidup atas kasus pembunuhan Vina Cirebon. (IST)

Namun, secara mengejutkan Liga Akbar mencabut dan meralat pernyataanya tersebut di BAP.

"Dengan Liga Akbar mencabut BAP yang di tanggal 23 November 2016, dengan dia mencabut berarti sama sekali dia tidak mengenali dan dia juga tidak tahu mengenai kejadian tersebut," kata kuasa hukum Rivaldi Sindy Sembiring, Minggu (9/6/2024).

Dengan begitu tim kuasa hukum Rivaldi akan mengajukan PK untuk meringankan hukuman kliennya.

"Untuk pengajuan PK, kami akan secepannya mengajukan setelah mendapat novum baru," tambahnya.

Atas dasar ditemukannya novum baru yang telah disampaikan Liga Akbar, tim kuasa hukum Rivaldi berencana akan mengajukan PK ke Pengadilan Negeri Kota Cirebon.

Tak hanya itu, tim kuasa hukum Rivaldi juga berencana akan melaporkan Liga Akbar karena telah membuat keterangan palsu yang telah mengakibatkan 8 orang divonis hukuman seumur hidup.

Sindy menegaskan dari awal hingga saat ini tetap bersikukuh kalau Rivaldi alias Ucil tidak mengenal Vina dan Eky dan tidak mengetahui peristiwa tersebut.

"Dia tidak mengenal kedua korban, dia tidak mengenal dengan tujuh tersangka tersebut dan dia juga bukanlah bagian dari skenario yang sudah dibuat ini," katanya.(muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral