News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Massa Pembela Palestina Kembali Menggelar Aksi di Kawasan Patung Kuda hingga Kedubes AS, Polisi: Kami Mengerahkan 1.347 Personel

Ribuan massa datang dengan membawa sejumlah atribut seperti bendera berwarna hitam dan putih, serta spanduk yang bertuliskan kebebasan untuk rakyat Palestina.
Sabtu, 8 Juni 2024 - 10:41 WIB
Ribuan Umat Muslim melakukan Aksi Bela Palestina, Sabtu (8/6/2024).
Sumber :
  • Julio Trisaputra-tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Ribuan massa pembela Palestina kembali mengggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu (8/6/2024).

Mereka menuntut agar Pemerintah Israel segera menghentikan genosida atau penyerangan terhadap warga muslim di Palestina. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan di lokasi, mereka mulai berdatangan dengan sejak pagi. Massa datang dengan membawa sejumlah atribut seperti bendera berwarna hitam dan putih, serta spanduk yang bertuliskan kebebasan untuk rakyat Palestina.

Tidak hanya Pria, para Wanita pun ikut turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas dan mengecam apa yang sudah dilakukan oleh para tentara Israel.

Terlihat pula bendera besar berwarna hitam dibentangkan oleh massa aksi di kawasan Monas. Seruan kebebasan rakyat Palestina turut menjadi tuntutan dalam aksi tersebut.

Tidak hanya mengecam aksi daripada tentara Israel. Mereka juga meminta, agar Indonesia melakukan aksi nyata dengan segera mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.

Lantunan sholawat serta doa bersama juga dilakukan para massa aksi untuk menghentikan kekejaman yang dilakukan tentara Israel.

Setelah melakukan orasi di depan sekitaran Patung Kuda, rencananya mereka juga akan melakukan long march atau menuju kantor Kedutaan Besar atau Kedubes Amerika Serikat yang berada di jalan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Sementara itu, guna mengamankan jalannya aksi, ribuan aparat pengamanan pun telah disiagakan dan ditempatkan di sejumlah titik.

"Dalam rangka pengamanan aksi bela Palestina di Kedubes AS, kami melibatkan 1.347 personel" ucap Kapolres Metro Jakarta Pusat, Susatyo Purnomo Condro dalam keterangannya, Sabtu (8/6/2024).

Dirinya juga menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan menutup jalan Medan Merdeka Selatan, yang dijadikan lokasi aksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Susatyo menghimbau kepada seluruh massa aksi untuk tetap menjaga ketertiban selama jalannya aksi dan memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya.

"Kami menghimbau, siapa saja yang akan menyampaikan pendapat dimuka umum, sebagaimana diatur Undang-undang penyampaian pendapat hak setiap warga negara, tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sehingga aturan dalam undang-undang penyampaian pendapat dimuka umum harap dipatuhi," tandasnya. (aha/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral