News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Falak Kemenag Sebut Awal Zulhijah Jatuh pada Hari Ini

Pakar Falak Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya menyebut awal Zulhijah jatuh pada hari ini, Sabtu (8/6/2024).
Sabtu, 8 Juni 2024 - 08:39 WIB
Pemaparan saat seminar sidang Isbat penetapan awal Zulhijah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Falak Kementerian Agama (Kemenag) Cecep Nurwendaya menyebut awal Zulhijah jatuh pada hari ini, Sabtu (8/6/2024). 

Sementara itu, Hari Raya Idul Adha diprediksi jatuh pada 17 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut dikatakannya pada saat seminar sidang Isbat penetapan awal Zulhijah 1445 H/2024, Jumat (7/6/2024). 

Menurut Cecep, ketinggian hilal pada Kamis (6/6/2024) sudah melebihi kriteria visibilitas dimana ketinggiannya sudah berada di 7,26 derajat sampai 10,68 derajat dan sudut elongasi antara 11,58 derajat sampai 13,24 derajat.

"Ini sudah jauh melebihi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia dan Singapura), yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi geosentrik minimal 6,4 derajat," ucapnya dikutip pada Sabtu (8/6/2024). 

tvonenews

Maka dari itu, kata Cecep, dapat disimpulkan bahwa awal Zulhijah jatuh pada pada hari ini dan Idul Adha akan terjadi pada 17 Juni mendatang. 

"Jadi keputusannya awal bulan Zulhijah 1445 H jatuh pada hari Sabtu Legi tanggal 8 Juni 2024 Masehi. Ini sudah dihitung dua tahun yang lalu dan sudah dipakai dalam takhim standar Indonesia. Ini sifatnya informatif," kata dia. 

Di sisi lain, Dirjen Bimas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengungkapkan ini berfungsi untuk meminimalisir dampak negatif akibat perbedaan metode dan standar penetapan awal bulan yang dianut oleh berbagai organisasi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pemerintah berperan sebagai fasilitator dalam proses sidang Isbat ini untuk memfasilitasi kebutuhan umat Islam, menjaga persatuan serta mewujudkan toleransi dan saling menghormati perbedaan," ungkapnya. 

Sekedar informasi, dalam seminar itu juga turut dihadiri Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi, perwakilan Lajnah Falakiyah, ormas Islam, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Planetarium Jakarta. (aha/nsi) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT