News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tegas, DPRD DKI Desak Semua Warga Jakarta: Tolong Jangan Buang Limbah Hewan Kurban ke Selokan

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas desak Pemprov DKI sosialisasi tentang tata cara atau prosedur pengelolaan limbah hewan kurban ke semua warga.
Kamis, 6 Juni 2024 - 11:04 WIB
Hewan Kurban.
Sumber :
  • Dok DPRD DKI Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas meminta Pemprov DKI gencar sosialisasi tentang tata cara atau prosedur pengelolaan limbah hewan kurban kepada panitia atau juru sembelih jelang Hari Raya Iduladha 2024.

Menurutnya, sosialisasi diperlukan agar tak ada lagi yang membuang limbah hewan kurban ke aliran sungai ataupun selokan dan menyebabkan pencemaran lingkungan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harus sosialisasi, paling tidak dua minggu ini dioptimalkan,” ujar Hasbiallah di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/6/2024).

Oleh karenanya, Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta diminta berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyediakan tempat pembuangan limbah khusus hewan kurban.

tvonenews

Hasbiallah menyarankan limbah itu dikubur atau dijadikan pupuk organik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk tanaman maupun pakan maggot Black Soldier Fly (BSF).

“Paling tidak pemerintah itu mengimbau tidak boleh lagi membuang ke sungai. Nah, makanya Pemda harus menyediakan tempat untuk membuang limbah,” tegas dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengungkapkan sebagian besar hewan kurban mengalami sakit mata di Pondok Rangon, Jakarta Timur.

“Jadi memang kalau nanti sempat, ada di Pondok Rangon itu kita ada karantina gitu ya. Itu kita karantina ternak-ternak tersebut gitu, jadi sampai saat sekarang ini sakit mata gitu ya, sebagian besar adalah sakit mata,” jelas dia, saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (29/5/2024).

Selain sakit mata, beberapa hewan kurban juga mengalami stres karena melewati perjalanan panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Teman-teman di lapangan tahu gitu kakinya nggak bisa berdiri gitu sesaat gitu, itu karena memang dia berdiri lama kan. Jadi biasanya kita berikan obat anti stres,” paparnya.

“Karena ternak itu melewati perjalanan panjang gitu ya untuk ternak itu pasti akan stres sampai di sini (Jakarta). Apalagi dengan cuaca yang panas,” sambung dia.(agr/lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral