News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggota DPR: Perlu Strategi Percepatan Peningkatan Kompetensi Literasi

Anggota Komisi X DPR RI Yan Permenas Mandenas menilai Kemendikbudristek perlu merumuskan strategi percepatan kompetensi literasi para siswa di Tanah Air.
Rabu, 5 Juni 2024 - 16:25 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Yan Permenas Mandenas
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi X DPR RI Yan Permenas Mandenas menilai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) perlu merumuskan strategi percepatan kompetensi literasi para siswa di Tanah Air.

"Ini menjadi pekerjaan rumah untuk peningkatan kompetensi siswa di bidang literasi. Ini perlu mendapatkan perhatian khusus dan strategi percepatan," kata Yan dalam Raker Komisi X dengan Mendikbudristek Nadiem Makarim di Kompleks Parlemen, mengutip Antara pada Rabu (5/6/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, hal tersebut perlu dilakukan karena berdasarkan pengamatannya capaian kompetensi literasi siswa di Indonesia baru mencapai persentase sebesar 40–70 persen.

"Tentunya dari pengamatan saya, bahwa literasi kita baru 40–70 persen capaian kompetensi siswa yang saat ini dicapai Kemendikbudristek," ucapnya.

Menanggapi hal itu, Mendikbudristek Nadiem Makarim menyatakan bersedia mendiskusikan lebih lanjut pada rapat kerja berikutnya.

Sebelumnya, persoalan literasi juga telah disorot oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Fakih yang menilai dibutuhkan peta jalan bersifat komprehensif untuk meningkatkan literasi di Tanah Air.

"(Dibutuhkan) peta jalan, jadi buat grand design-nya, jadi pembangunan literasi di Indonesia itu seperti apa? Kemudian peta jalannya seperti apa?" kata Fikri.

Ia mengatakan pula peta jalan yang komprehensif itu perlu dirancang oleh lintas kementerian dan lembaga, seperti Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Kemendikbudristek, Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), dan perpustakaan-perpustakaan daerah serta desa.

"Sebagian (peta jalan) sudah dibuat oleh Kemenko PMK, tetapi memang oleh Panja disebutnya masih belum komprehensif, karena memang ada enam lembaga yang mengurusi," ucap dia.

Berikutnya, Fikri juga menyoroti persoalan definisi literasi yang masih berbeda-beda dipahami oleh masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada sebelumnya juga telah disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) E Aminudin Aziz. Ia mengatakan perlu penataan ulang konsep literasi yang mudah dipahami oleh masyarakat.

“Pemahaman kita tentang literasi jangan diracuni dengan konsep yang njlimet. Literasi bisa didefinisikan kemampuan untuk mengelola informasi, baik itu tekstual maupun non-tekstual, diolah, dan digunakan, untuk meningkatkan kecakapan hidup kita," ujar Amin.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT