GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyak Saksi Dimunculkan di Kasus Kematian Vina, Benny Mamoto: Yang Jelas Bikin Bingung Publik, Tapi Bagi Polisi Ini Maknanya

Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin panjang dibahas, apalagi kini semakin banyak pula saksi-saksi baru yang muncul.
Selasa, 4 Juni 2024 - 10:33 WIB
Kolase Pegi dan Pemeran Film Vina
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon pada 2016 silam semakin panjang dibahas, apalagi kini semakin banyak pula saksi-saksi baru yang muncul.

Menanhgapi hak tersebut, Ketua Harian Kompolnas, Benny Mamoto mengatakan bahwa hal itu membuat pubkik bingung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang jelas bikin bingung publik. Kalau pihak kepolisian semua saksi yang muncul, bukti yang muncul akan diklarifikasi, akan dicross check dengan bukti lain atau saksi yang lain," ujar Benny dalam acara Apa Kabar Indonesia Siang tvOne, dikutip pasa Selasa (4/6/2024).

Ia juga menyinggung soal beberapa kesaksian para saksi yang berbeda. Benny tampak mengutip perkataan saksi yang menyebut Pegi atau Perong yang tidak ada di TKP pembunuhan Vina dan Eky malam itu.

"Bicara masalah alibi, kamu Pegi disana, siapa saksinya. Disini mengatakan Pegi di TKP, siapa saja saksinya. Nanti tentunya dikaitkan dengan bukti-bukti yang lain termasuk HP."

"Kemudian juga jejak digital, kemudiannjuga medsos. Medsos ini menjadi penting misalkan ah dia gak tahu soal geng motor jejak digitalnua ada. Instagram dia dan sebagainya inilah yang dilakukan polisi saat ini," jelasnya. 

Meskipun demikian Benny mengaku mengapresiasi penasihat hukum yang telah membantu untuk mengungkap kasus ini dengan menghadirkan saksi-saksi lain.

Apalagi saksi-saksi yang muncul belakangan ini bukanlah saksi yang diperiksa pihak kepolisian pada 2016 lalum

 "Tentunya kita mengapresiasi upaya penasihat hukum untuk mencari kebenaran dengan mencari saksi-saksi yang baru yang belum diperiksa dulu," ungkapnya.

"Kemudian polisi juga memeriksa tambahan pendalaman saksi yang dulu pernah muncul. Ini pentimg comtohnya yang tidak dihadirkan di oengadilan dipertanyakan kenapa gak (hadir), masalahnya apa alasannya apa," sambungnya.

Benny juga megatakan bahwa beberapa pihak sudah meminta perlindungan dari LPSK untuk kasus ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Oleh sebab itu ada beberapa pihak yang mengajukan perlindungan ke LPSK untuk yang bersangkutan nanti dapat perlindungan. Sehingga ketika menyampaikan keterangan nanti tidak merasa terancam, tidak merasa tertekan," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sosok Ibnu baru-baru ini muncul membela Pegi atau Perong.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral