News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar CCTV Kejadian Pembunuhan Vina, Hotman Paris Bilang Tak Bisa Dijadikan Bukti? Begini Penjelasannya

Di media sosial beredar CCTV yang disebut sebagai rekaman kejadian pembunuhan Vina dan Eky yang terjadi di Cirebon tahun 2016 lalu. Hotman Paris pun buka suara.
Minggu, 2 Juni 2024 - 19:57 WIB
Beredar CCTV Kejadian Pembunuhan Vina, Hotman Paris Bilang Tak Bisa Dijadikan Bukti? Begini Penjelasannya
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Belakangan beredar CCTV diduga rekaman kejadian pembunuhan Vina dan Eky pada tahun 2016 di Cirebon. Pengacara Hotman Paris Hutapea buka suara.

Bagian dari CCTV yang beredar berupa hasil dari tangkapan layar berwarna hitam putih, diduga terjadi pada malam pembunuhan Vina dan Eky.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tangkapan layar CCTV tersebut dikatakan berlokasi di Jalan Layang Talun, tempat awal penganiayaan sebelum pembunuhan Vina dan Eky.

Tangkapan layar rekaman CCTV diduga Jalan Layang Talun, Kabupaten Cirebon TKP pembunuhan Vina
(Tangkapan layar rekaman CCTV diduga Jalan Layang Talun, Kabupaten Cirebon TKP pembunuhan Vina)

Terlihat di CCTV tersebut sekelompok laki-laki menggunakan kendaraan bermotor membawa tongkat kayu.

Meski demikian, tak jelas wajah orang-orang yang terlibat dalam aksi diduga penganiayaan tersebut.

Tangkapan layar diduga kejadian pembunuhan Vina dan Eky itu diunggah oleh akun TikTok ANONYMOUS pada Minggu (2/6/2024).

Menanggapi hal tersebut, tim kuasa hukum keluarga Vina, Hotman Paris pun memberikan komentar.

Ia menjelaskan, bahwa tangkapan layar CCTV tersebut tidak bisa dijadikan bukti kejadian pembunuhan dua remaja asal Cirebon itu.

"Ada perkembangan terbaru, katanya ditemukan CCTV, tapi secara hukum CCTV hanya bisa sebagai bukti hukum," kata Hotman, di akun Instagram miliknya, Minggu.

Hotman menuturkan, tangkapan layar itu harus dilakukan digital forensik sebelum bisa menjadi alat bukti yang otentik.

"Tanpa itu, dia bukan bukti otentik," kata dia lagi.

Menurut Hotman, jika dilakukan digital forensik maka akan terlihat siapa saja yang ada di dalam CCTV tersebut termasuk juga waktu rekaman dilakukan.

"Jadi, CCTV tidak sah sebagai barang bukti kalau tidak dilakukan digital forensik," kata dia lagi.

Ia pun menegaskan agar semua pihak tidak asal bicara tanpa memahami substansi hukum soal bukti digital.

Pihak yang mengunggah tangkapan layar CCTV diduga kejadian malam pembunuhan Vina ini tidak memberikan penjelasan apapun.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai tersebarnya tangkapan layar CCTV itu. (iwh)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT